Politik Memanas Jelang Pemilu, Budayawan Dukung Presiden Reshuffle Kabinet

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 1 Desember 2023 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Presiden Joko Widodo saat melantik beberapa pembantunya di Istana, Kamis (30/11/2023)

i

Keterangan foto : Presiden Joko Widodo saat melantik beberapa pembantunya di Istana, Kamis (30/11/2023)

Ikuti kami di Google News

Harianterbit.id JAKARTA – Presiden Joko Widodo perlu segera melakukan konsolidasi jajaran kabinetnya seiring dengan perubahan konstelasi politik menjelang Pemilihan Presiden-Wakil Presiden pada Februari 2024.

Konsolidasi itu dinilai mendesak untuk menghindari friksi, benturan kepentinga ataupun penyalahgunaan kekuasaan sehingga mengganggu netralitas Pemilu serta efektivitas pemerintahan.

Hal itu disampaikan budayawan Kidung Tirto Suryo Kusumo, Kamis (30/11/2023), saat diminta tanggapannya mengenai semakin tajamnya persaingan politik menjelang Pilpres 2024.

“Saat ini masyarakat menyaksikan rivalitas politik semakin tajam. Nah jangan sampai kondisi ini menghambat kinerja pemerintahan akibat kabinet tidak harmonis karena persaingan politik,” ujarnya.

Ibarat mengemudi mobil, tutur Kidun Tirto, Presiden sebagai pengemudi atau pengendali kendaraan dituntut selalu waspada dan melihat keadaan sekitar agar mobil serta penumpangnya sampai di tujuan dengan selamat.

“Presiden harus melihat keadaan secara holistik, baik internal maupun eksternal. Di sisi lain, penumpang atau rakyat harus mempercayakan kepada Presiden sebagai pengemudi yang sudah mereka uji dan pilih secara demokratis melalui Pemilu,” tandasnya.

Menurut Kidung Tirto, Presiden perlu terus mengonsolidasikan kabinetnya untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

“Presiden harus memastikan kabinetnya berjalan baik sebab banyak menteri berasal dari partai politik. Jangan sampai ada menteri yang sibuk mengurus parpolnya, bahkan menjadi musuh dalam selimut,” katanya.

Kidung Tirto mendukung Jokowi jika ingin menata ulang atau me-reshuffle kembali kabinetnya sebelum Pemilu 2024 sebab hal itu merupakan hak prerogatif sebagai Presiden.

Spiritualis asal Gunung Lawu ini meyakini Presiden Jokowi selalu berpegang pada falsafah kearifan lokal agar kebijakannya harmonis dengan alam. Oleh karena itu, reshuffle kabinet bisa dimaknai dalam rangka menjaga keharmonisan.
Dia yakin Jokowi akan bijak dalam me-reshuffle kabinet, terutama dalam memilih sosok yang dinilai mampu mengemban amanah sebagai menteri atau pejabat tinggi lainnya, mengingat Pemilu semakin dekat dan kondisi global penuh ketidakpastian.

“Terbukti, setiap ada reshuffle kabinet tidak ada penolakan atau polemik yang signifikan di tengah masyarakat. Sebab Jokowi telah mempertimbangkan segala hal, baik secara politik maupun aspek lainnya,” ujar Kidung Tirto.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

 Kemerdekaan di Tengah Duka, Hajar Wisnu Hardiansyah: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni
Moment HUT Kemerdekaan RI ke 81, Para Pendaki Harus Berjuang Memerdekakan Gunung Dari Sampah
Jantung Bisnis Adalah Manusia: Mengapa Manajemen SDM Modern Membutuhkan Sentuhan Norma Agama
Ketika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh
Mengapa Menteri Ketenagakerjaan Membatasi Penetapan Ulang Upah Minimum?
Saat Sengkuni Menjadi Tangan Asing, Menjadi Mata di Atas Mata
Sandiwara di Panggung, Damai di Meja Makan
Krisis Keteladanan: Bahasa Pemimpin “Ndasmu”, “Emang Gue Pikirin”, dan Konsekuensinya di Ruang Kelas
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:45 WIB

 Kemerdekaan di Tengah Duka, Hajar Wisnu Hardiansyah: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Moment HUT Kemerdekaan RI ke 81, Para Pendaki Harus Berjuang Memerdekakan Gunung Dari Sampah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Jantung Bisnis Adalah Manusia: Mengapa Manajemen SDM Modern Membutuhkan Sentuhan Norma Agama

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:03 WIB

Ketika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:28 WIB

Mengapa Menteri Ketenagakerjaan Membatasi Penetapan Ulang Upah Minimum?

Berita Terbaru