Banyak Masalah Belum Tuntas, Tokoh Masyarakat Minta Golkar Batalkan Rekomendasi Lamberthus Jitmau Pilkada Papua Barat Daya

Teras Media

- Penulis

Senin, 22 Juli 2024 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Peta wilayah provinsi Papua Barat Daya .

i

Keterangan Foto: Peta wilayah provinsi Papua Barat Daya .

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Sorong – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengesahan pasangan calon kepala daerah can calon wakil kepala daerah dalam rangka mengikuti pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua Barat Daya pada Pilkada Serentak 2024.

SK Nomor: Skep-668/DPP/GOLKAR/VII/2024 itu mengesahkan dan menetapkan Lamberthus Jitmau sebagai Calon Gubernur Provinsi Papua Barat Daya dan Samsudin Anggiluli sebagai calon wakil gubernur,” (18/7).

Lalu, menugaskan DPD Parati Golkar Papua Barat Daya mendaftarkan pasangan calon yang sudah ditetapkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat sesuai jadwal yang ditetapkan.

Keputusan ini bersifat final dan mengikat bagi seluruh jajaran, fungsioner, kader dan anggota Partai Golkar segala Tindakan yang bertentangan dengan hasil penetapan dan keputusan ini akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan organisasi yang berlaku.

Kemudian dengan ditetapkan surat keputusan ini, maka surat instruksi atau surat tugas DPP Partai Golkar sebelumnya dinyatakan tidak berlaku

Beberapa tokoh masyarakat Papua Barat daya menyoroti DPP Golkar terkait pemberian surat rekomendasi tersebut kepada Lamberthus Jitmau karena mantan walikota Sorong tersebut masih menyisakan PR (Pekerjaan Rumah) yang besar,” Sorong (22/07).

Toko Masyarakat Papua Barat berinisial Alb mengatakan,” kami meras khawatir sekaligus takut dengan keputusan DPP Golkar yang memberikan rekomendasi kepada Lamberthus Jitmau mantan walikota Sorong untuk menjadi Gubernur Papua barat daya karena banyak rangkaian masalah yang belum bisa di jelaskan kepada masyarakat seperti pembangunan Stadion Bawela Kota Sorong dengan Anggarkan APBD Sorong sebesar Rp.13 .839.664.209.00.

Kami berharap DPP partai Golkar melakukan kajian ulang terkait rekomendasi calon Gubernur Papua Barat Daya tersebut kami berharap DPP Golkar dapat membatalkan rekomendasi tersebut dan bisa mencari penggantinya kader Golkar yang benar-benar bersih.

Ini menuai polemik di masyarakat Pasalnya stadion yang dibangun mantan Walikota Sorong Lambertus Jitmau yang telah menghabiskan dana rakyat hingga belasan milyar namun masih jauh dari harapan.

Saat diresmikan stadion yang disebut menghabiskan dana sebesar 13 Miliar ini diduga terjadi penggelembungan harga Hps dari selisih anggaran yang diselewengkan oleh mantan Walikota Sorong Lambertus Jitmau.

Namun sampai sekarang KPK, Kepolisian dan Kejaksaan belum memproses kasus pembangunan Stadion Sorong tersebut.

Ditambahkan salah satu Masyarakat Papua Barat Daya, yang tidak mau menyebutkan nama mengungkap, bukan hanya dugaan korupsi pembangunan stadion tapi banyak kasus korupsi lain dan diduga melibatkan mantan Walikota Sorong ungkanya.

Salah satunya adalah dugaan pemalsuan dokumen untuk untuk membobol bank milik daerah, tidak kurang 400 miliar dengan dua kali melakukan pinjaman. Dugaan kasus korupsi ATK yang melibatkan Lambertus Jitmau dan istri sebagai ketua DPRD Sorong. Kasus pasar dan ada juga kasus pidana penipuan dan penggelapan,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut kami merasa khawatir jika benar Lamberthus Jitmau sampai maju menjadi calon Gubernur Papua Barat Daya akan melakukan hal yang sama, kami berharap kepada APH memberikan penerangan terkait kasus tersebut agar tidak menjadi kecurigaan, dikatakannya.

Sampai berita ini di naik media masih berupaya mengkonfirmasi Lamberthus Jitmau mantan walikota Sorong yang merupakan calon Gubernur Papua Barat Daya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot
Revitriyoso Husodo Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Subsidi BBM
Tanggapi Isu Kekacauan, Ketum Projo: Rakyat Cerdas, Tak Mudah Diadu Domba
Waketum PKB Rano Alfath Condong ke Nawawi, Akankah Kembali Pimpin DPC Pandeglang?
Perang Iran dan Ilusi Kemenangan di Era Global
Kronologi Lengkap: Dari Musibah Ambruk Hingga Dugaan Perampasan Hak
Dari 4 ke 7 Kursi, PKB Lebak Tancap Gas di Muscab 2026
David Pajung: Ajakan Syaiful Muzani Menjatuhkan Prabowo Adalah Opini Jalanan, Bukan Gagasan Akademis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:34 WIB

Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot

Kamis, 9 April 2026 - 10:51 WIB

Revitriyoso Husodo Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Subsidi BBM

Rabu, 8 April 2026 - 20:51 WIB

Tanggapi Isu Kekacauan, Ketum Projo: Rakyat Cerdas, Tak Mudah Diadu Domba

Selasa, 7 April 2026 - 23:43 WIB

Waketum PKB Rano Alfath Condong ke Nawawi, Akankah Kembali Pimpin DPC Pandeglang?

Selasa, 7 April 2026 - 19:37 WIB

Perang Iran dan Ilusi Kemenangan di Era Global

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Polres Lebak Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 Apr 2026 - 17:54 WIB

Semangat kebersamaan atlet zatayu dalam acara latihan gabungan INKANAS KA Bogor  19 April 2026

Olahraga

Latihan Gabungan INKANAS Kabupaten Bogor 19 April 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 17:35 WIB