Waduh, Elektabilitas Ketum Golkar Mandek KIB Terancam Bubar

Teras Media

- Penulis

Rabu, 7 Desember 2022 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Jakarta – Upaya yang dilakukan DPP Partai Golkar dan seluruh kader Partai Golkar untuk menaikkan elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sekaligus Menteri Kordinator Perekonomian tidak kunjung naik berdasarkan survei yang dilakukan Eksekutif Y-Publica elektabilitas Airlangga Hartarto 1,4 % .

Menimbulkan kekhawatiran dari internal partai Golkar dan Partai yang tergabung dalam Kualisi Indonesia Bersatu (KIB) sehingga berhembus kencang Partai yang tergabung didalam KIB sudah mulai membangun komunikasi dengan Partai diluar Kualisi Indonesia Bersatu (KIB),” Jakarta 7/12/2022.

Dikabarkan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli akan meninggalkan Kualisi Indonesia Bersatu (KIB), karena Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli dikabarkan berbalik dukungan pada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk diusung menjadi capres tahun 2024 oleh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Informasi ini berhembus kencang di internal Golkar bahkan ada pengurus DPP Partai Golkar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Zulkifli Hasan sudah berputar haluan mendukung Ganjar Pranowo pilpres 2024 , Bahkan Golkar sedang membangun komunikasi dengan elit Nasdem,” ungkapnya

” Partai yang tergabung dalam Kualisi Indonesia Bersatu (KIB) sudah tidak solid.
Bahkan saya mendapatkan kabar dalam waktu dekat akan ada reshuffle ini mungkin setelah pernikahan putra pak presiden,ada beberapa Menteri yang akan diganti,” ungkapnya.

Banyak kader didaerah menginginkan munaslub dilakukan secepatnya untuk menyelamatkan partai Golkar jika Airlangga Hartarto dipaksakan berdampak terhadap Elektabilitas Partai Golkar.

Berdasarkan pemberitaan yang beredar elite Partai Golkar bahwa isu Munaslub ini juga diinisiasi oleh beberapa petinggi dan kader Golkar termasuk JK, BHL, EA, ZA bahkan AT yang belakangan ini cenderung mendukung Capres yang diusung Nasdem yakni Anies daripada mendukung AH, Sampai berita ini diturunkan belum ada yang dapat di konfirmasi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot
Revitriyoso Husodo Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Subsidi BBM
Tanggapi Isu Kekacauan, Ketum Projo: Rakyat Cerdas, Tak Mudah Diadu Domba
Waketum PKB Rano Alfath Condong ke Nawawi, Akankah Kembali Pimpin DPC Pandeglang?
Perang Iran dan Ilusi Kemenangan di Era Global
Kronologi Lengkap: Dari Musibah Ambruk Hingga Dugaan Perampasan Hak
Dari 4 ke 7 Kursi, PKB Lebak Tancap Gas di Muscab 2026
David Pajung: Ajakan Syaiful Muzani Menjatuhkan Prabowo Adalah Opini Jalanan, Bukan Gagasan Akademis
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:34 WIB

Jerry Massie: Menpar Widiyanti Tak Kuasai Materi, Harus Segera Dicopot

Kamis, 9 April 2026 - 10:51 WIB

Revitriyoso Husodo Tanggapi Pernyataan Jusuf Kalla soal Subsidi BBM

Rabu, 8 April 2026 - 20:51 WIB

Tanggapi Isu Kekacauan, Ketum Projo: Rakyat Cerdas, Tak Mudah Diadu Domba

Selasa, 7 April 2026 - 23:43 WIB

Waketum PKB Rano Alfath Condong ke Nawawi, Akankah Kembali Pimpin DPC Pandeglang?

Selasa, 7 April 2026 - 19:37 WIB

Perang Iran dan Ilusi Kemenangan di Era Global

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB