Pengamat: Pemerintah Prabowo Perlu Cari Momentum Reshuffle Demi Stabilitas Ekonomi dan Politik

Teras Media

- Penulis

Jumat, 18 Juli 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Presiden Prabowo Subiyanto.

i

Foto Presiden Prabowo Subiyanto.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti kondisi ekonomi dan dinamika politik nasional dalam pernyataannya di kanal YouTube resminya pada Selasa (16/7). Ia menilai bahwa stabilitas ekonomi Indonesia dapat terganggu bila capaian makroekonomi tidak segera diterjemahkan dalam bentuk kebijakan nyata oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pada akhirnya, ekonomi akan menjadi faktor instabilitas bila seluruh capaian makro gagal diperlihatkan dalam bentuk kebijakan,” ujar Rocky.

Ia mengungkapkan bahwa opini media internasional serta lembaga-lembaga dunia, khususnya dari Australia dan Amerika Serikat, mulai memberi tekanan kepada Presiden Prabowo untuk melakukan reshuffle kabinet. Menurut Rocky, sinyal ini merupakan indikator bahwa ada kekhawatiran terhadap arah stabilitas ekonomi Indonesia yang juga berdampak pada kestabilan politik nasional.

Rocky menduga bahwa Presiden Prabowo sedang mencari momentum yang tepat untuk melakukan perombakan kabinet. “Saya meyakini Presiden Prabowo sedang mencari momentum. Dengan alasan apapun, prosesnya sudah sedang berlangsung,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa publik internasional ingin melihat sejauh mana Indonesia mampu mengelola ekonominya secara proporsional dan tidak semata-mata secara politis. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan investor asing terhadap iklim investasi di Tanah Air.

“Pertanyaannya sekarang, apakah presiden menunggu semacam sinyal dari masyarakat sipil? Bagaimana presiden menilai isu-isu yang berkembang seperti isu pemakzulan Gibran atau polemik ijazah presiden? Apakah Prabowo sedang mencari bukti otentik agar ia tidak lagi berada dalam bayang-bayang Jokowi?” tutur Rocky menutup analisisnya.

Pernyataan Rocky tersebut menambah dinamika wacana politik nasional, terlebih di tengah desakan agar pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap kinerja menteri dan menyusun ulang strategi ekonomi jangka pendek maupun panjang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

SOKSI Hidupkan Kembali Program P2KB untuk Perkuat Kaderisasi Jelang Pemilu 2029
Izin Dicabut tapi Tetap Beroperasi, Kejagung Bongkar Rekayasa Dokumen Ekspor PT AKT
52 Penerbangan Terdampak Gangguan Sinyal, DPR: Bahaya Fatal Ancam Keselamatan
Wacana Sanksi Blacklist dan Pembatasan Uang Tunai, Doli: Demi Pemilu Berintegritas
Pasokan Ikan Nasional Terancam, Firman Soebagyo Dorong Solusi Pemerintah
Ngerih Bener, PAN Banten Bidik Tiga Besar Pemilu 2029
Arif Rahman: Konsolidasi Kunci Kesiapan NasDem Hadapi Dinamika Politik
Sari Yuliati Serahkan PIP di Mataram: Semua Anak Berhak Masa Depan Cerah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:39 WIB

SOKSI Hidupkan Kembali Program P2KB untuk Perkuat Kaderisasi Jelang Pemilu 2029

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Izin Dicabut tapi Tetap Beroperasi, Kejagung Bongkar Rekayasa Dokumen Ekspor PT AKT

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:26 WIB

52 Penerbangan Terdampak Gangguan Sinyal, DPR: Bahaya Fatal Ancam Keselamatan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:30 WIB

Wacana Sanksi Blacklist dan Pembatasan Uang Tunai, Doli: Demi Pemilu Berintegritas

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:16 WIB

Pasokan Ikan Nasional Terancam, Firman Soebagyo Dorong Solusi Pemerintah

Berita Terbaru