Ketua DPD RI Minta Tak Ada Lagi Kekerasan Terhadap Warga Wadas

Teras Media

- Penulis

Rabu, 13 Juli 2022 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co MAKKAH – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta agar tak terjadi lagi kekerasan yang menimpa warga Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

LaNyalla berharap dilakukan pendekatan humanis yang saling menguntungkan, terutama kepada warga.

“Hindarkan kekerasan. Tak boleh lagi ada tindakan represif kepada warga Wadas dalam pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi tanah Wadas tahap dua,” kata LaNyalla, Rabu (13/7/2022).

Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, warga Wadas sangat defensif terhadap petugas karena trauma pengalaman sebelumnya. Oleh karenanya, LaNyalla meminta agar pendekatan tak boleh dilakukan dengan kekerasan, meski negosiasi menemui titik buntu.

“Meski terjadi ketidaksepakatan dan penolakan warga, tetap harus diupayakan jalan keluar terbaik, tak boleh ada pemaksaan,” ujar LaNyalla.

Menolak, dikatakan LaNyalla, merupakan hak masyarakat yang memiliki lahan. Ketika pemerintah memerlukan lahan
untuk kepentingan PSN, maka pemerintah harus bijaksana dalam mengambil tindakan dan bersikap adil.

“Apalagi warga Wadas terbelah, ada sebagian yang telah menerima ganti rugi dan ada sebagian warga yang menolak. Di sinilah diperlukan kebijaksanaan dan kedewasaan para eksekutor agar terdapat win win solution dan tetap mengedepankan permufakatan,” saran LaNyalla.

Meski pemerintah telah melakukan pembayaran beberapa lokasi tanah warga di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah untuk tambang batuan andesit, penolakan masih terjadi.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kurniasih Mufidayati: Ketimpangan Akses Pendidikan Tinggi Harus Segera Diatasi
Penyegaran Organisasi: Wakajati Anton Delianto Lantik Vanny Eka Sari dan 10 Pejabat Eselon III-IV
Polri Tetap Pemegang Kewenangan Utama, Legislator Ingatkan Batas Peran TNI
Anggaran Baju Dinas Gubernur Malut Rp990 Juta Disorot, CBA Minta Kejagung Turun Tangan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas
Puncak Arus Balik: KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan Whoosh ke Jakarta
Kasus Ekspor CPO: DPR Minta Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pencucian Uang
Peran Militer Kian Kuat di Era Prabowo, BaraNusa Ingatkan Keseimbangan Reformasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:39 WIB

Kurniasih Mufidayati: Ketimpangan Akses Pendidikan Tinggi Harus Segera Diatasi

Senin, 1 Juni 2026 - 21:00 WIB

Penyegaran Organisasi: Wakajati Anton Delianto Lantik Vanny Eka Sari dan 10 Pejabat Eselon III-IV

Senin, 1 Juni 2026 - 20:10 WIB

Polri Tetap Pemegang Kewenangan Utama, Legislator Ingatkan Batas Peran TNI

Senin, 1 Juni 2026 - 19:14 WIB

Anggaran Baju Dinas Gubernur Malut Rp990 Juta Disorot, CBA Minta Kejagung Turun Tangan

Senin, 1 Juni 2026 - 13:52 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Firman Soebagyo Soroti Kesenjangan Ekonomi hingga Polarisasi Identitas

Berita Terbaru