Sebanyak 5 Narapidana Terorisme Ikrar dan Janji Setia Pada NKRI, Begini Rangkaiannya

Teras Media

- Penulis

Jumat, 24 November 2023 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : 5 Orang Narapidana Terorisme Ikrar dan Janji Setia Pada NKRI disaksikan Langsung KadivPas Kemenkumham Jabar Kusnali, (Jum'at, 24/11/2023)

i

Keterangan foto : 5 Orang Narapidana Terorisme Ikrar dan Janji Setia Pada NKRI disaksikan Langsung KadivPas Kemenkumham Jabar Kusnali, (Jum'at, 24/11/2023)

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, Sukabumi – Tiga Narapidana Teroris (Napiter) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Warungkiara dan Dua Napiter Lapas Kelas IIA Banceuy hari ini nyatakan Ikrar dan Janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), (Jumat 24/11/2023).

Ikrar dan Janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dilaksanakan di Aula Terbuka Gazebo Lapas Kelas IIB Warungkiara.

Sebanyak 5 Narapidana Terorisme Ikrar dan Janji Setia Pada NKRI, Begini Rangkaiannya I Teras Media

Baca Juga : Kadivpas Kemenkumham Jabar Resmi Wisuda 25 WBP Santri Pondok Pesantren Daarut Taubah Rutan Kelas I Bandung

Dalam Laporannya, Kepala Lapas Kelas IIB Warungkiara Irfan menyampaikan ikrar dan janji setia kepada NKRI merupakan salah satu keberhasilan proses pembinaan yang diberikan kepada Napiter untuk mendorong kesadaran mereka kembali dan mengakui tanah air Indonesia.

Adapun pembinaan yang telah diberikan terhadap Napiter tersebut antara lain program pengenalan lingkungan, profiling, deradikalisasi, asesmen dan penelitian kemasyarakatan, program kesadaran beragama, pembinaan kepribadian, wawasan kebangsaan, serta pembinaan kemandirian.

Sebanyak 5 Narapidana Terorisme Ikrar dan Janji Setia Pada NKRI, Begini Rangkaiannya I Teras Media

Ini Juga : Kadivpas Kemenkumham Jabar Lakukan Peninjauan Luar Tembok Lapas Cirebon

Ikrar dan Janji setia NKRI oleh Napiter diawali dengan proses penciuman Bendera Merah Putih sebagai bukti mereka kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi dan Pembacaan Pancasila dilanjutkan dengan penandatanganan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Warungkiara dan para saksi yakni Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris, Kepala Satuan Tugas Wilayah Jawa Barat Densus 88 Anti Teror, dan Ketua MUI Kab. Sukabumi.

Dalam sambutannya Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jabar Kusnali menyampaikan “Proses pembacaan Ikrar Setia NKRI oleh saudara saudara kita yang terlibat kasus terorisme dan radikalisme sebelumnya melalui proses yang panjang yang dilakukan oleh Lapas Kelas IIB Warungkiara dan Lapas Kelas IIA Banceuy, sehingga saudara – saudara kita bisa mengakui NKRI dan Pancasila” .

Sebanyak 5 Narapidana Terorisme Ikrar dan Janji Setia Pada NKRI, Begini Rangkaiannya I Teras Media

Baca Ini : Hari Bhayangkara, Kadivpas Hadiri Syukuran dan Doa Bersama

Kusnali menambahkan Ikrar Setia NKRI para Napiter dilakukan tanpa ada paksaan. Kembalinya mereka kepada NKRI merupakan kesadaran dan dengan niat baik untuk setia kepada bangsa dan negara.

Ia juga berharap deradikalisasi dan program-program pembinaan yang telah diberikan oleh para pamong dan instansi terkait bisa menjadi bekal para napiter saat nanti kembali ke lingkungan masyarakat.

Kusnali mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada Lapas Kelas IIB Warungkiara dan Lapas Kelas IIA Banceuy yang sudah melakukan program pembinaan deradikalisasi kepada saudara kita yang tersandung kasus Terorisme dan menekankan terus lakukan pembinaan secara berkelanjutan sehingga UPT di Jawa Barat selalu dipercaya untuk melaksanakan program deradikalisasi untuk WBP yang tersandung kasus Terorisme.

“Saya berharap langkah-langkah yang telah diambil terhadap Warga Binaan terorisme tidak hanya membuat mereka kembali ke pangkuan NKRI, tapi juga membuat mereka bisa diterima kembali di lingkungan masyarakat,” tutup Kusnali.

Editor : (Deni/red) 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Jimmy Lie Dijemput Polisi Tangerang Usai Diamankan di Medan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB