Komisi I DPR RI Temui Kabinda Banten Bahas Pemilu, Ada Apa

Teras Media

- Penulis

Sabtu, 10 Februari 2024 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini saat bertemu Kabinda Banten, Sabtu (10/2/2024)

i

Keterangan foto : Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini saat bertemu Kabinda Banten, Sabtu (10/2/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten pada Rabu (7/2/2024). Dalam pertemuan dengan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Banten yang diselenggarakan di Kota Tangerang Selatan tersebut.

Tim kunjungan kerja Komisi I DPR RI mendapatkan paparan terkait pemetaan kerawanan pemilu di wilayah Provinsi Banten.

“Kita dapat penjelasan dari Kabinda yang cukup komprehensif dan secara detail bagaimana mengantisipasi dan mendeteksi dini persiapan pemilu bahkan, pasca pemilu juga. Bahwa di Banten ini insya Allah relatif cukup bagus,” ujar Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini yang juga didapuk sebagai pimpinan rapat seperti dilansir parlementer, Sabtu (10/2/224)

Pada kesempatan yang sama, legislator Dapil Banten II ini mengingatkan bahwa pemilihan umum serentak yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 mendatang tak hanya melibatkan KPU dan Bawaslu.

Lebih dari itu, Jazuli menuturkan bahwa ada pihak-pihak lain yang juga berperan dalam pesta demokrasi ini seperti aparat TNI dan Polri hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Politisi Fraksi PKS ini lantas berharap adanya sinergisitas dari kementerian dan lembaga terkait untuk mewujudkan pemilu yang damai serta menjunjung tinggi asas “Luber-Jurdil” atau Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil.

“Banyak pihak-pihak lain yang terlibat (dalam pemilu) baik itu polisi, TNI dan lain-lain itu juga dibutuhkan kerjasama dan koordinasi dan komunikasi yang sinergis antara pihak-pihak demi terwujud dan terlaksananya pemilu dengan damai, dengan jurdil sehingga lahir pemimpin yang betul-betul dikehendaki oleh mayoritas rakyat republik Indonesia baik itu yang ada di eksekutif dan yang ada di legislatif,” tutup Politisi Fraksi PKS itu.

 

Menilik dari anggaran Pemilu, setidaknya terdapat 14 kementerian/lembaga lain di luar KPU dan Bawaslu yang ikut berperan dalam pengamanan, pengawasan dan penyelenggara pemilu.

Beberapanya antara lain Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Kejaksaan Agung,Polri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga lembaga penyiaran TVRI dan RRI. (Nanang)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

JAM INTEL dan KKP Bersinergi, Pastikan Pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Bebas Hambatan
Dave Laksono: Hilirisasi Tembaga Kunci Kemandirian Industri Pertahanan
IYAC: Marak Kekerasan Seksual di Pesantren Ancam Kepercayaan Publik
Lelang Aset BPA Fair 2026, Kejagung Ungkap Kepercayaan Publik Semakin Kuat
Relawan Tim 8 Prabowo Siap Bersinergi dengan KSP Kawal Program MBG dan Kopdes
Dua Tahun Berturut, CBA Pertanyakan Duplikasi Anggaran Hama Kemenkes
Dukung Ketahanan Pangan, Logis 08 Ingatkan Danantara Jangan Terburu Investasi Peternakan
Tanpa Jaminan Hukum, Pekerja MBG Berhak Gugat Pemberi Kerja
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:32 WIB

JAM INTEL dan KKP Bersinergi, Pastikan Pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Bebas Hambatan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dave Laksono: Hilirisasi Tembaga Kunci Kemandirian Industri Pertahanan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:22 WIB

IYAC: Marak Kekerasan Seksual di Pesantren Ancam Kepercayaan Publik

Senin, 18 Mei 2026 - 18:15 WIB

Lelang Aset BPA Fair 2026, Kejagung Ungkap Kepercayaan Publik Semakin Kuat

Senin, 18 Mei 2026 - 16:52 WIB

Relawan Tim 8 Prabowo Siap Bersinergi dengan KSP Kawal Program MBG dan Kopdes

Berita Terbaru