Gerak 08 Banten Dukung APH Fokus Awasi Korupsi di Pandeglang, Minta Presiden Prabowo Berikan Atensi Khusus

Teras Media

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Presiden Prabowo Subianto.

i

Foto Presiden Prabowo Subianto.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Pandeglang — Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Banten (Gerak 08), Mohamad Rohim, mendesak pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, untuk memberikan perhatian serius terhadap kondisi Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, berbagai persoalan pelik masih melilit masyarakat Pandeglang, mulai dari korupsi, infrastruktur rusak, kemiskinan, pelayanan publik yang buruk, hingga konflik lahan yang belum terselesaikan.

“Pandeglang masih dikepung oleh jalan-jalan rusak, angka kemiskinan yang tinggi, dan dugaan korupsi yang merajalela. Ironisnya, DPRD Pandeglang juga terlihat kurang vokal menyuarakan persoalan-persoalan rakyat kecil,” ujar Rohim, Selasa (18/6).

Ia menilai, penyebab utama lambatnya kemajuan Pandeglang adalah maraknya korupsi yang merusak semua unsur kehidupan masyarakat. Karena itu, pengawasan terhadap penggunaan anggaran harus menjadi prioritas utama.

“Kami berharap kepada Presiden Prabowo agar memberikan atensi khusus untuk kemajuan masyarakat Pandeglang. Yang paling penting sekarang adalah pengawasan. Karena yang paling merusak Pandeglang adalah korupsi,” tegasnya.

Gerak 08 juga meminta pemerintah provinsi dan pusat tidak hanya sekadar menyalurkan anggaran, tetapi memastikan penggunaannya tepat sasaran. Pandeglang yang sering disebut sebagai kabupaten tertinggal memiliki potensi besar di sektor pariwisata, namun potensi itu tidak akan berkembang tanpa tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Pemerintah harus mencari tahu kenapa Pandeglang sulit berkembang. Masalahnya jelas, mulai dari infrastruktur buruk, pelayanan publik lemah, kemiskinan, sampai korupsi yang seolah tak pernah selesai. Ini harus jadi perhatian serius aparat penegak hukum,” katanya.

Rohim juga mendesak lembaga seperti Kepolisian, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk benar-benar menjalankan tugas pengawasannya terhadap dana yang masuk ke Pandeglang.

“Jangan sampai uang negara datang, tapi hilang begitu saja tanpa pertanggungjawaban yang jelas. Jangan sampai pembangunannya fiktif,” tegasnya.

Masalah-masalah seperti korupsi, kemiskinan, buruknya pelayanan, dan infrastruktur rusak selalu menjadi isu tahunan yang tak kunjung selesai. Hal ini menyebabkan kesejahteraan masyarakat seolah tidak pernah merata.

“Kami ingin pemerintah pusat hadir membersihkan oknum-oknum koruptor yang mencuri uang rakyat Pandeglang,” tambahnya.

Sebagai bentuk transparansi, Gerak 08 juga mengusulkan agar setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara wajib dipasangi papan informasi proyek atau ditampilkan secara terbuka kepada publik.

“Kami minta semua pembangunan yang memakai uang negara dibuatkan papan nama atau dipajang di layar informasi publik. Masyarakat harus tahu uangnya digunakan untuk apa saja, agar bisa ikut mengawasi,” pungkas Rohim.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama
Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Dugaan “Main Mata” di Balik Proyek Pemkot Tangerang, Transparansi Dipertaruhkan
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
Tak Temukan Unsur Pidana Terkait LP Kasus PT ARA di Dittipeksus Bareskrim Polri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 15:31 WIB

Dugaan “Main Mata” di Balik Proyek Pemkot Tangerang, Transparansi Dipertaruhkan

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB