Pengamat: Gibran Berpotensi Jadi Kader PSI, tapi Partai Sulit Lolos Senayan 2029

Teras Media

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI.

i

Foto: Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dukungan agar Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mencuat.

Sejumlah pihak menilai Gibran akan lebih leluasa berkarir politik jika masuk PSI, mengingat hingga kini ia belum memiliki ikatan dengan partai tertentu.

“Saya yakin Gibran akan jadi kader PSI. Alasannya sederhana, dia tidak punya partai dan tidak ada satu pun partai parlemen yang meminangnya. Paling tidak PSI bisa menjadi jalan penyelamatan karier politiknya,” ujar seorang pengamat politik, Selasa (1/10).

Menurutnya, masuknya Gibran bahkan bisa memperkuat citra PSI sebagai “partai keluarga Jokowi”. Namun, ia pesimistis PSI bisa lolos ambang batas parlemen 4 persen pada Pemilu 2029.

“Sekalipun ada Gibran atau Jokowi, PSI tetap sulit lolos. Partai ini berpotensi kalah bersaing dengan PPP, PBB, Hanura, Perindo, maupun Partai Buruh,” katanya.

Ia juga menyinggung isu lama terkait tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi yang sempat ramai dibicarakan publik.

Menurutnya, isu tersebut menurunkan kepercayaan publik terhadap Jokowi, termasuk efeknya terhadap PSI.

“Pileg lalu PSI sudah bawa jargon ‘partainya Jokowi’, tapi hasilnya buruk. Tidak mampu mengangkat PSI dari degradasi politik,” ujarnya.

Jika Gibran benar-benar bergabung, ia menambahkan, bukan tidak mungkin PSI berubah wajah total.

“PSI bisa diganti namanya jadi Partai Jokowi Indonesia (PJI) atau Partai Mulyono Indonesia (PMI),” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

JAM INTEL dan KKP Bersinergi, Pastikan Pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Bebas Hambatan
Dave Laksono: Hilirisasi Tembaga Kunci Kemandirian Industri Pertahanan
IYAC: Marak Kekerasan Seksual di Pesantren Ancam Kepercayaan Publik
Lelang Aset BPA Fair 2026, Kejagung Ungkap Kepercayaan Publik Semakin Kuat
Polsek Tigaraksa Selidiki Hilangnya Kabel Sensor di Area Stasiun Daru
Dukung Penuh Langkah Kapolda Metro Jaya, Ombudsman: Rakyat Jakarta Butuh Jaminan Rasa Aman
Rakyat Butuh Rasa Aman, BaraNusa: Langkah Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal Harus Didukung
Sorotan Anggaran Hotel Rp 23 Miliar, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Berikan Penjelasan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:36 WIB

Dave Laksono: Hilirisasi Tembaga Kunci Kemandirian Industri Pertahanan

Senin, 18 Mei 2026 - 18:22 WIB

IYAC: Marak Kekerasan Seksual di Pesantren Ancam Kepercayaan Publik

Senin, 18 Mei 2026 - 18:15 WIB

Lelang Aset BPA Fair 2026, Kejagung Ungkap Kepercayaan Publik Semakin Kuat

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:09 WIB

Polsek Tigaraksa Selidiki Hilangnya Kabel Sensor di Area Stasiun Daru

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dukung Penuh Langkah Kapolda Metro Jaya, Ombudsman: Rakyat Jakarta Butuh Jaminan Rasa Aman

Berita Terbaru

Keterangan foto : Penasehat Hukum korban, Rendy Kurniawan yang juga Aktivis Pemuda Tangerang Raya, Selasa (19/5/2026)

Hukum dan Kriminal

PRT Usia 60 Tahun Dianiaya Majikan, Dipaksa Mengaku Mencuri

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:39 WIB