Judi Online dan Situs Dewasa Kian Merajalela di Media Sosial, Pengamat: Komdigi Gagal Total!

Teras Media

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situs Judi Online Menjamur di Media Sosial.

i

Situs Judi Online Menjamur di Media Sosial.

Ikuti kami di Google News

Jakarta | Fenomena judi online semakin menjamur di berbagai platform media sosial seperti Facebook, YouTube, X (Twitter), dan Instagram. Bahkan, melalui mesin pencarian, situs-situs judi kini bisa diakses dengan mudah oleh siapa pun, mulai dari anak-anak SD hingga orang dewasa.

Lebih mengkhawatirkan lagi, situs-situs dewasa dan akun-akun anonim (siluman) kini bebas berkeliaran tanpa rasa takut. Mereka dengan berani menyebarkan tautan judi dan konten terlarang melalui pesan pribadi maupun kolom komentar.

Tak jarang pula, iklan-iklan berbau judi terselip di situs resmi, termasuk laman pemerintahan.

Ini sudah darurat digital. Akun-akun siluman semacam itu harus ditangkap dan diproses hukum. Kita butuh aparat penegak hukum yang berani dan tidak masuk angin,” tegas pengamat media sosial, Agus Partono, di Jakarta, Selasa (15/10/2025).

Agus menilai, maraknya judi online menunjukkan kegagalan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Mutia Hafids dalam menegakkan kebijakan pemberantasan konten ilegal di dunia maya.

Suaranya kementerian ini makin suram. Tidak ada gebrakan, tidak ada efek jera. Kalau sudah seperti ini, seharusnya Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi dan mencopot menteri yang tidak punya nyali,” tegasnya.

Menurut Agus, pemberantasan judi online tidak bisa hanya sebatas pemblokiran sementara, karena pelaku terus bermigrasi ke domain baru.

Perlu strategi nasional berbasis penegakan hukum yang tegas dan teknologi canggih. Tanpa itu, kita hanya berputar-putar di tempat,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama
Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Dugaan “Main Mata” di Balik Proyek Pemkot Tangerang, Transparansi Dipertaruhkan
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
Tak Temukan Unsur Pidana Terkait LP Kasus PT ARA di Dittipeksus Bareskrim Polri
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 15:31 WIB

Dugaan “Main Mata” di Balik Proyek Pemkot Tangerang, Transparansi Dipertaruhkan

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB