Menteri Komdigi Gagal, Judi Online Kian Merajalela di Media Sosial

Teras Media

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akun siluman yang menyebarkan judi online di Facebok .

i

Akun siluman yang menyebarkan judi online di Facebok .

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co  — Maraknya judi online di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, X, dan YouTube dinilai sebagai bukti kegagalan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di bawah kepemimpinan Mutia Hafids.

Bahkan, belakangan sejumlah akun palsu di Facebook secara berani mengirim pesan langsung (inbox) ke pengguna dengan modus promosi judi online.

Ini sudah di luar batas. Akun-akun palsu dengan nama dan foto seolah-olah asli kini beroperasi bebas, menyebarkan link judi lewat pesan pribadi. Ini bentuk kelalaian pemerintah dalam menertibkan ruang digital,” ujar pengamat media sosial, Agus Partono, Jumat (17/10/2025).

Agus menegaskan, Menteri Komdigi Mutia Hafids semestinya bertanggung jawab penuh atas situasi ini. Ia menilai menteri tersebut gagal menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan aturan di dunia maya.

Mutia Hafids seharusnya punya strategi yang efektif untuk memberantas judi online, bukan malah membiarkan situasi ini makin parah. Jika tak mampu, sebaiknya Presiden segera mencopotnya,” tegas Agus.

Ia juga menyoroti minimnya perhatian media terhadap maraknya kasus judi online yang kian merugikan masyarakat.

“Kecenderungan pemberitaan yang sepi soal judi online ini aneh. Padahal, dampaknya besar bagi rakyat dan ekonomi negara,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Agus berharap Presiden Prabowo Subianto dapat mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik judi online, sekaligus menindak para pelaku dan jaringan di baliknya.

“Di momentum ulang tahun Presiden Prabowo, kami berharap beliau menjadikan ini sebagai prioritas nasional. Tangkap otak-otak di balik bisnis kotor ini,” ujarnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama
Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni
Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Dugaan “Main Mata” di Balik Proyek Pemkot Tangerang, Transparansi Dipertaruhkan
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
Tak Temukan Unsur Pidana Terkait LP Kasus PT ARA di Dittipeksus Bareskrim Polri
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WIB

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 April 2026 - 21:00 WIB

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 15:31 WIB

Dugaan “Main Mata” di Balik Proyek Pemkot Tangerang, Transparansi Dipertaruhkan

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB