268 Siswa Kelas IX SMPN 5 Rangkasbitung Ikuti Tes Kemampuan Akademik

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Sebanyak 268 siswa kelas IX di SMPN 5 Rangkasbitung melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari kebijakan baru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait perubahan sistem evaluasi pendidikan.

Sebagaimana diketahui, Ujian Nasional (UN) yang sebelumnya menjadi standar kelulusan kini telah digantikan oleh TKA. Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara lebih komprehensif.

Pelaksanaan TKA di SMPN 5 Rangkasbitung dibagi menjadi tiga gelombang, dengan masing-masing gelombang terdiri dari empat sesi.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 6–9 April 2026. Seluruh proses diawasi oleh pengawas, teknisi, dan proktor guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar sesuai prosedur.

Kepala SMPN 5 Rangkasbitung, Uus, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa TKA merupakan asesmen pengganti UN yang bertujuan mengukur kemampuan akademik siswa secara lebih menyeluruh.

“TKA ini juga dirancang untuk menguji kemampuan berpikir kritis serta pemahaman konsep dalam berbagai mata pelajaran, mencakup kemampuan verbal, numerik, logika, serta pemahaman visual atau spasial,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, TKA menekankan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills), seperti analisis dan pemecahan masalah.

Hasil TKA nantinya akan digunakan sebagai salah satu komponen dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), serta menjadi indikator dalam seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi.

Lebih lanjut, Uus menjelaskan bahwa TKA untuk jenjang SMP mulai diterapkan sejak Maret 2026 dan diselenggarakan oleh pemerintah provinsi. Materi yang diujikan merupakan kombinasi standar pusat dan daerah, dengan mata pelajaran yang diujikan meliputi Matematika dan Bahasa Indonesia.

“Pelaksanaannya dibagi menjadi tiga gelombang, diawali dengan mata pelajaran Matematika, kemudian dilanjutkan dengan Bahasa Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Welly

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Adde Rosi Golkar Komitmen Perjuangkan Pendidikan Merata di Provinsi Banten
Smata Institute Bedah Buku “Paradoks Desentralisasi”
Enam Siswa Paket B PKBM Sabakingkin Ikuti Tes Kemampuan Akademik
Kabid Diksus Dindikbud Banten Buka Langsung FLS2N Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026
381 Siswa Kelas IX SMPN 1 Warunggunung Ikuti TKA, Pengganti Ujian Nasional
SMPN 1 Curugbitung Laksanakan Tes Kemampuan Akademik
Sinergi Astra Perkuat Fasilitas Pendidikan di Lebak
Dies Natalis Universitas Budi Luhur ke-47, Pengamat Pertahanan Ucapkan Selamat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Adde Rosi Golkar Komitmen Perjuangkan Pendidikan Merata di Provinsi Banten

Minggu, 12 April 2026 - 10:04 WIB

Smata Institute Bedah Buku “Paradoks Desentralisasi”

Sabtu, 11 April 2026 - 13:07 WIB

Enam Siswa Paket B PKBM Sabakingkin Ikuti Tes Kemampuan Akademik

Jumat, 10 April 2026 - 21:05 WIB

268 Siswa Kelas IX SMPN 5 Rangkasbitung Ikuti Tes Kemampuan Akademik

Kamis, 9 April 2026 - 18:44 WIB

Kabid Diksus Dindikbud Banten Buka Langsung FLS2N Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026

Berita Terbaru