Ada Apa ??!! Ko Pemilik Pengolahan Emas Di Sindang Reret Bongkar Tempat Usahanya Sendiri

Teras Media

- Penulis

Selasa, 7 Maret 2023 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.co, Lebak- Beredar informasi dari masyarakat bahwa setelah awak media meninggalkan lokasi Pengolahan Emas berjenis Gulundung dan Tong yang limbah B3 nya di salurkan ke embung dan anak sungai hingga meresahkan warga, Kampung Sindang Reret Desa Cisimeut Induk Kecatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten, karena ikan yang berada dikolam ( Sawah ) mereka pada mati dan air sumur yang biasa mereka pakai MCK terkontaminasi hinga menimbulkan bau. Berdasarkan infoormasi tersebut awak media kembali datang kelokasi untuk memastikan kebenarannya, karena menurut infoasi masyarakat, mereka mengatakan.

Setelah team investigasi yang tergabung dari beberapa jurnalis pulang, pengolahan Emas tersebut langsung di bongkar oleh sang pemilik, dan beberapa saat kemudian polisi juga pada datang, ungkap salah satu warga yang enggan di sebutkan namanya

” Setelah bapak wartawan pulang, tidak lama kemudian pemilik pengolahan emas tersebut membongkarnya, dan setelah beberapa saat kemudian pak polisi juga pada datang, tapi saya tidak tau polisi dariana, apa polsek apa polres,” Ungkapnya

Berbekal informasi dari warga tersebut Awak media lantas menghubungi pihak Kepolisian ( Kasat Reskrim Polres Lebak ) IPTU Andi Kurniady Eka Setyabudi S, S. T. K., S. I. K. melalui sambunga Whatsappnya pada 6/3/2023

Saat di konfirasi Kasat Reskrim, menyarankan untuk mengonfirmasi pihak Polsek,

Sementara itu saat di konfirmasi, AKP, Sudedi, Kapolsek Leuwidamar, membenarkan jika pihaknya bergerak cepat menyikapi pemberitaan dari media dan langsung terjun ke lapangan dan membenarkan adanya pengolahan emas yan menggunakan bahan kimia jenis CN Karbon, Kostik, Apu dam Air Raksa

“Anggota kepolisian sektor lewidamar langsung menuju lokasi untuk menghentikan kegiatan tersebut, saat di datangi oleh anggota kepolisian ternyata pengolahan emas tersebut sudah di bongkar, sesudah waratawan pulang dari TKP,” Unkap Sudedi

Masih kata AKP Suhedi, lantas pihak kepolisian meminta keterangan kepada warga sekitar dan berlanjut mendatangi pihak pemilik perusahan yang berinisial ( HG ) di kediannya dan bertemu di kediaman HG,” Paparnya

AKP Sudedi, Menambahkan, saat di mintai keteranag, ( HG ) mengaku tidak ada dampak dari kegiatan usahannya tersebut,menurut ( HG ) tidak ada ikan yang mati satu pun, Untuk selnjutnya kita akan melimpahkan kasus ini ke Kapolres Lebak karena di Polsek belum ada penyidik.” Pungkasnya

( Red /Team )

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Jimmy Lie Dijemput Polisi Tangerang Usai Diamankan di Medan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB