Bupati Zaki Prioritaskan Pembangunan Desa Pesisir Terkena Abrasi Parah

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 28 Oktober 2022 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Bupati Zaki Prioritaskan Pembangunan Desa Pesisir Terkena Abrasi Parah

Bupati Zaki Prioritaskan Pembangunan Desa Pesisir Terkena Abrasi Parah I Teras Media

Terasmedia.co, TANGERANG – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berjanji untuk membangun daerah pesisir di wilayahnya yang terkena abrasi parah. Salah satunya Desa Marga Mulya di Kecamatan Mauk. Konsep pembangunannya akan mengacu pada model Desa Ketapang.

Dalam menangani gempuran air Laut Jawa yang membuat susut pantai-pantai di sekitar Kabupaten Tangerang, Bupati Zaki terutama akan membikin hutan bakau (mangrove) di banyak garis pantai. Khusus untuk menahan abrasi parah, di pesisir Desa Marga Mulya akan ditanami mangrove sepanjang 1 kilometer. “Program ini nanti disesuaikan dengan kebutuhan desa tersebut. Tidak semua (pembangunan seperti) di Ketapang,” ujar Ketua DPD I Partai Golkar DKI Jakarta ini di Ketapang Urban Aquaculture, Kabupaten Tangerang, Jumat (28/10).

Tiap program dan pembangunan akan disesuaikan dengan konteks dan skalanya masing-masing. ”Seperti di Marga Mulya, itu titik abrasinya hampir 1 kilometer, betapa rusaknya,” tutur Bupati Zaki.

Dalam menangani tergerusnya permukaan tanah karena gempuran ombak di Desa Marga Mulya, Pemkab Tangerang masih menggunakan skema program Gerakan Pengembangan Masyarakat Pesisir (Gerbang Mapan). Alasannya, bukti konkret dari program tersebut sangat nyata untuk Desa Ketapang yang kualitas airnya kini membaik.

Baca jugaAktivis Lingkungan Apresiasi Kepada Bupati Zaki Atas Penataan Wilayah Pesisir di Ketapang

Kemungkinan prosesnya pun memakan waktu yang hampir sama. “Pelaksanaan (pembangunan) ini sama seperti Desa Ketapang, berlangsung tiga sampai lima tahun ke depan, tergantung kondisi desanya masing-masing,” ungkap Bupati Tangerang dua periode itu.

Dengan Gerbang Mapan, Bupati Zaki Iskandar membongkar kawasan-kawasan kumuh dengan tingkat pengangguran tinggi di pesisir utara, seperti di Kecamatan Pakuhaji, Kosambi dan, dan Mauk. Setelah itu dibuatkan perencanaan untuk membangun ekosistem, infrastruktur, dan skema ekonominya. Proyek ekowisata bahari di Desa Ketapang ini merupakan yang kedua dari program Gerbang Mapan. Proyek pertamanya adalah Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, dengan skala yang lebih kecil, area lebih kecil, dan pola yang lebih sederhana.

Keberhasilan Gerbang Mapan dan pengembangan kawasan pesisir lain di Kabupaten Tangerang kini menjadi contoh bagi banyak pemerintah daerah di Asia Timur dalam mengelola pesisir dan membangun ekonomi kelautan. Jaringan Pemerintah Daerah pada Kemitraan dalam Pengelolaan Lingkungan Pesisir di Asia Timur (PNLG) Forum 2022 diselenggarakan di Kabupaten Tangerang pada 25-29 Oktober 2022 (4r)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gelar Perkara Khusus Tanah Wakaf H. Sanusi Menggantung, Kuasa Hukum Temui Birowassidik
BaraNusa: Mundurnya Nanik S. Deyang Jangan Hentikan Pertanggungjawaban
Bank Banten Dukung Program OJK Gencarkan Literasi Keuangan
Jangan Biarkan Hukum Dikalahkan Kekuasaan! HAMI: Kasus Febrie Adriansyah Ujian Berat Integritas Kejagung
Dorongan agar Misbakhun Pimpin PFII Menguat, Prabowo Dinilai Perlu Pertimbangkan Aspirasi Publik
Masuk Zona LSD, Kompleks Industri Milik Pengusaha JS di Jawilan Berpotensi Hambat Program Ketahanan Pangan
Kakanwil Pemasyarakatan Tekankan Pembenahan dan Penguatan Pengawasan di Lapas Kelas IIB Sorong
Publik Menunggu Kepastian, Inspektorat Pandeglang Didesak Tuntaskan Dugaan Pelanggaran Etik ASN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:12 WIB

Gelar Perkara Khusus Tanah Wakaf H. Sanusi Menggantung, Kuasa Hukum Temui Birowassidik

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:50 WIB

BaraNusa: Mundurnya Nanik S. Deyang Jangan Hentikan Pertanggungjawaban

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:07 WIB

Jangan Biarkan Hukum Dikalahkan Kekuasaan! HAMI: Kasus Febrie Adriansyah Ujian Berat Integritas Kejagung

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:41 WIB

Dorongan agar Misbakhun Pimpin PFII Menguat, Prabowo Dinilai Perlu Pertimbangkan Aspirasi Publik

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:38 WIB

Masuk Zona LSD, Kompleks Industri Milik Pengusaha JS di Jawilan Berpotensi Hambat Program Ketahanan Pangan

Berita Terbaru