Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kehadiran Gubernur Banten, Andra Soni, bersama Anggota DPR RI Dapil Lebak–Pandeglang sekaligus Ketua Umum DPP Petani NasDem, Arif Rahman, menjadikan hari perayaan ini bukan sekadar seremonial — melainkan momen pengakuan tulus bahwa setiap petani yang merawat tanaman dengan keringat adalah pahlawan ketahanan pangan kita.

i

Kehadiran Gubernur Banten, Andra Soni, bersama Anggota DPR RI Dapil Lebak–Pandeglang sekaligus Ketua Umum DPP Petani NasDem, Arif Rahman, menjadikan hari perayaan ini bukan sekadar seremonial — melainkan momen pengakuan tulus bahwa setiap petani yang merawat tanaman dengan keringat adalah pahlawan ketahanan pangan kita.

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak — Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, hari ini tampak berbeda. Tawa bahagia bergema di kebun-kebun yang telah dirawat bertahun-tahun. Akar yang merambat di dalam tanah kini telah tumbuh besar, siap diangkat, dan menjadi berkah bagi seluruh keluarga. Tasyakuran Panen Raya Singkong menjadi bukti kesabaran dan kerja keras yang tak sia-sia.

Kehadiran Gubernur Banten, Andra Soni, bersama Anggota DPR RI Dapil Lebak–Pandeglang sekaligus Ketua Umum DPP Petani NasDem, Arif Rahman, menjadikan hari perayaan ini bukan sekadar seremonial melainkan momen pengakuan tulus bahwa setiap petani yang merawat tanaman dengan keringat adalah pahlawan ketahanan pangan kita.

Di tengah tumpukan singkong yang baru diangkat dari tanah, Gubernur Andra Soni turun langsung menyapa warga. Ia memegang umbi yang besar itu, merasakan tekstur tanah yang masih menempel, dan menyadari betapa besarnya usaha yang dicurahkan.

“Singkong ini sederhana, tetapi maknanya luar biasa. Ini adalah makanan yang memberi kekuatan kepada keluarga kita, yang menjadi harapan ketika musim sulit datang. Kalian yang menanam, merawat, dan memanennya kalianlah pilar paling kokoh di Banten,” ujar Andra Soni dengan suara tulus, Kamis (10/9/2026)

Gubernur berjanji akan terus mendorong pengolahan hasil bumi agar nilai jual singkong semakin meningkat, sehingga keringat warga Sindang Jaya terbayar dengan kesejahteraan yang layak.

Sementara itu, Arif Rahman yang sangat memahami perjuangan petani perdesaan, menyampaikan rasa bangganya. Baginya, singkong bukan sekadar umbi. Ia adalah bagian dari kehidupan masyarakat yang tulus, sederhana, dan tak pernah menyerah.

“Kami berdiri di sini bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai saudara kalian. Setiap umbi yang kalian angkat dari tanah ini adalah hasil ketekunan, kesabaran, dan doa yang tak pernah putus. Singkong ini bukan milik perseorangan ini milik seluruh rakyat yang kita beri makan,” kata Arif Rahman dengan mata berkaca-kaca.

Arif menegaskan akan terus memperjuangkan kebijakan yang melindungi petani, memastikan harga hasil tani tetap adil, serta membuka akses pasar yang lebih luas agar singkong Sindang Jaya dikenal dan bermanfaat lebih luas lagi.

Suasana pun berharu ketika para petani menceritakan perjuangan mereka — menanam, menjaga, menunggu, dan berharap panen tiba. Kini, di hadapan pimpinan daerah dan pusat, mereka merasa didengar, diperhatikan, dan dihargai.

“Hari ini kita bersyukur, bukan hanya karena singkong sudah besar dan siap dipanen, tetapi karena kita tahu ada yang memedulikan kami,” ujar salah satu perwakilan petani dengan suara bergetar.

Tasyakuran Panen Raya Singkong di Desa Sindang Jaya pun berakhir dengan harapan yang tumbuh kuat: bahwa bumi akan terus memberi, petani akan semakin sejahtera, dan hasil bumi Sindang Jaya akan menjadi berkah yang mengalir ke meja makan setiap rumah.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi
Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan
Dugaan Truk Bermuatan Kayu Merbau Masuk Malam Hari di KM 28, LSM Desak APH dan Gakkum Periksa
Tega Aniaya Bayi hingga Meninggal Dunia, FS Diamankan Polresta Sorong Kota
Polresta Sorong Kota Ringkus YT, Pengambil 435 Gram Sabu
Bappenas Gandeng Dewan Pers Perkuat Sinergitas dalam Pembangunan Nasional
Buruh Tani dan Tambang Rakyat Surade Antusias Daftar BPJS Ketenagakerjaan
Pererat Silaturahmi, Warga RW 01 Pasir Gendok Gelar Peringatan Maulid Nabi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:46 WIB

Panen Raya Singkong Sangiangjaya, Gubernur Andra Soni dan Arif Rahman: Petani Pilar Ketahanan Pangan Banten

Selasa, 8 September 2026 - 04:05 WIB

Puluhan Warga Mengaku Kecewa, Janji Pembayaran Dana Investasi Toko Emas Milik Oknum Anggota DPRD Banten Tak Terealisasi

Senin, 7 September 2026 - 20:17 WIB

Pembangunan Jalan Rabat Beton Pajagan–Koranji Baru Seumur Jagung, Kini Memprihatinkan

Senin, 7 September 2026 - 14:19 WIB

Dugaan Truk Bermuatan Kayu Merbau Masuk Malam Hari di KM 28, LSM Desak APH dan Gakkum Periksa

Minggu, 6 September 2026 - 15:01 WIB

Tega Aniaya Bayi hingga Meninggal Dunia, FS Diamankan Polresta Sorong Kota

Berita Terbaru

Dr. Imam Sofian, S.H., M.H.,

Hukum dan Kriminal

Tim Hukum: Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029 Tidak Memenuhi Unsur Makar

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:43 WIB