Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem sekaligus Ketua Umum DPP Petani NasDem, Arif Rahman,

i

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem sekaligus Ketua Umum DPP Petani NasDem, Arif Rahman,

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak — Ladang huma yang biasanya hijau dan subur kini mulai mengering. Tanaman padi yang dirawat dengan sabar selama berbulan-bulan mulai layu karena hujan tak kunjung turun. Di tengah kecemasan warga Baduy yang menghadapi ancaman gagal panen akibat kemarau panjang, sebuah kedatangan membawa harapan baru.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem sekaligus Ketua Umum DPP Petani NasDem, Arif Rahman, S.H., meluangkan waktu untuk turun langsung ke wilayah adat Baduy, Selasa (8/9/2026). Bukan sekadar berkunjung, ia datang untuk mendengarkan, merasakan, dan hadir bersama warga yang sedang berjuang melawan kekeringan yang semakin parah.

Keringat menetes di bawah terik matahari yang menyengat, Arif berjalan menyusuri jalan setapak menuju kampung-kampung adat. Di sana, ia melihat sendiri ladang-ladang huma yang mulai mengering, sumber air yang makin menyusut, dan wajah-wajah warga yang tampak cemas memikirkan masa depan panen mereka.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi untuk merasakan langsung apa yang dirasakan saudara-saudara kita di Baduy. Ketika ladang mereka kering, ketika air mereka makin sulit didapat, itu juga menjadi tanggung jawab kita bersama. Apa yang dirasakan masyarakat Baduy juga menjadi perhatian kami di pusat,” ujar Arif dengan nada tulus.

Di tengah kekhawatiran itu, Arif membawa bantuan yang sangat dibutuhkan: sembilan bahan pokok (sembako) berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan sederhana namun sangat berarti — setidaknya warga tidak perlu terlalu cemas memikirkan kebutuhan makan sehari-hari di tengah musim yang sulit ini.

Namun, kepeduliannya tak berhenti di situ. Arif juga menyerahkan bantuan pembangunan 14 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan dibangun di Kampung Cilubang, Cidolog, Cibuntut, dan Citeras, Desa Keboncau, Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak. Bagi warga yang selama ini tinggal di rumah yang kurang layak, berita ini bagai secercah harapan — bahwa mereka juga berhak tidur dengan tenang di rumah yang aman dan nyaman.

Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi sektor pertanian, Arif memahami betul betapa beratnya menjadi petani ketika alam tak bersahabat. Ia berjanji tak akan berhenti di sini. Keluhan warga soal minimnya air bersih, rusaknya lahan pertanian, dan ancaman krisis pangan akan terus ia perjuangkan di tingkat pusat agar pemerintah segera mengirim bantuan air, irigasi darurat, dan jaminan pangan bagi warga adat yang terdampak.

“Warga Baduy menjaga alam, dan kini alam sedang menguji mereka. Sudah seharusnya kita yang hadir untuk menjaga mereka,” tutup Arif dengan tegas.

Dalam kunjungan tersebut, Arif Rahman turut didampingi H. Karim  Anggota DPRD Lebak Fraksi NasDem, Imam Rahmayadin Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak , Anik Sakinah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lebak, Lina Budiarti Kepala BKKBN Kabupaten Lebak, Winda Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lebak, Lela Gifty Penjabat Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak, dan Bulog Lebak – Pandeglang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked
Sekjen Projo Tegaskan: Tak Pernah Deklarasi Poros Solo dan Koalisi Pilpres 2029
Pramuka SMPN 192 Jakarta dan SMP Perguruan Rakyat 1 Gelar Perkemahan Gabungan di Raynia Camp Bogor
Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Dewan Pendidikan Papua Tengah: Kunker Gubernur ke Dogiyai Bukti Keberpihakan pada Pendidikan
Hukum Laut Masih Minim Dipahami, Kabid Hankam PPBN Dorong Edukasi Publik
Dr. Rieke Diah Pitaloka: Reforma Agraria Tak Boleh Jadi Obat Sementara
6 Bulan Tak Dibayar PertaMC, Karyawan Subkontraktor Mogok Kerja
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked

Selasa, 8 September 2026 - 15:50 WIB

Sekjen Projo Tegaskan: Tak Pernah Deklarasi Poros Solo dan Koalisi Pilpres 2029

Selasa, 8 September 2026 - 15:34 WIB

Pramuka SMPN 192 Jakarta dan SMP Perguruan Rakyat 1 Gelar Perkemahan Gabungan di Raynia Camp Bogor

Selasa, 8 September 2026 - 12:36 WIB

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara

Selasa, 8 September 2026 - 12:14 WIB

Dewan Pendidikan Papua Tengah: Kunker Gubernur ke Dogiyai Bukti Keberpihakan pada Pendidikan

Berita Terbaru

Dr. Imam Sofian, S.H., M.H.,

Hukum dan Kriminal

Tim Hukum: Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029 Tidak Memenuhi Unsur Makar

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:43 WIB