Dugaan Sabotase Menguat di Balik Batalnya Debat Perdana Paslon Bupati dan Wakil Bupati Mahulu

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 27 Oktober 2024 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Dugaan Sabotase Menguat di Balik Batalnya Debat Perdana cabup dan cawabup Mahulu, (Minggu, 27/10/2024)

i

Keterangan foto : Dugaan Sabotase Menguat di Balik Batalnya Debat Perdana cabup dan cawabup Mahulu, (Minggu, 27/10/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Dugaan sabotase menguat di balik batalnya debat perdana pasangan calon [paslon] Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mahakam Ulu di Kalimantan Timur, Sabtu [26/10/2024] sore.

Acara itu dipicu genset rusak saat acara sedang berlangsung. Mati listrik terjadi saat acara pembukaan dan sambutan dari beberapa unsur pimpinan daerah berlangsung.

Ketiga paslon yakni Yohanes Avun-Y Juan Jenau, Owena Mayang Shari Belawan -Stanislaus Liah dan Novita Bulan-Artya Fathra Marthin bersama para tim juga sudah hadir di lokasi debat Lapangan Ujoh Bilang.

Kurang lebih 2 jam, para peserta debat menunggu perbaikan genset. Namun tak kunjung baik. Sehingga KPU Mahulu memutuskan debat perdana dibatalkan dan dianggap selesai.

“Ya mudah-mudahan tidak ada sabotase ya. Karena Pak Bupati juga hadir, tapi begitu mati lampu belio langsung meninggalkan tempat. Bukannya memberikan solusi atau menyelesaikan masalah itu, tapi belio pergi langsung pulang,” ungkap Devung Paran, Ketua Tim Pemenangan Paslon Novita Bulan – Artya Fathra Marthin saat dihubungi Sabtu malam.

“Harusnya sebagai kepada daerah, belio memberikan solusi, mencarikan solusi, agar acara tersebut bisa terselenggara,” sambung dia.

Devung Paran bilang pihaknya sangat kecewa dengan kejadian itu. Dan berharap ke depan tidak terjadi lagi.

Tak hanya itu, pihaknya juga sangat menyayangkan langkah KPU Mahulu yang membatalkan.

“Kami juga menyayangkan KPU tidak mempertimbangkan lokasi debat ini di ruang terbuka. Waktu acara dibuka tiba-tiba hujan turun dan para paslon serta tim semua basah karena kehujanan. Ini sangat merusak suasana, lalu ditambah dengan mati lampu itu,” kata dia.

“Katanya genset itu sudah diuji coba sejak 2 hari sebelumnya tapi tiba-tiba bermasalah saat acara digelar. Kami dari tim paslon nomor urut 2 tentu sangat kecewa dengan kejadian itu,” keluhnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Dari Banten Menuju Dunia, Irjen Pol. M. Sabilul Alif Dorong Penguatan Kapasitas Imam Menuju IGIC 2026
TPA Jatiwaringin Membara, LKPLN Akan Seret Pemerintah Daerah ke Jalur Hukum
Diduga Kendaraan ODOL Berkeliaran Tengah Malam di Pandeglang, Warga Curigai Angkut Sampah
Bangun Sinergi Alumni dan Kader, HMI Banten Raya Titipkan Lima Rekomendasi kepada KAHMI Pandeglang
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Resmi Buka Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026
Elisabeth Simanjuntak Terpilih Pimpin BPAN, Amanah Baru di Tanah Adat Sasak Lombok Timur
Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala
Puskesmas Maja Respon Somasi Kuasa Hukum Keluarga Bayi Yang Lahir Sungsang Meninggal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:22 WIB

Dari Banten Menuju Dunia, Irjen Pol. M. Sabilul Alif Dorong Penguatan Kapasitas Imam Menuju IGIC 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:40 WIB

TPA Jatiwaringin Membara, LKPLN Akan Seret Pemerintah Daerah ke Jalur Hukum

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:19 WIB

Diduga Kendaraan ODOL Berkeliaran Tengah Malam di Pandeglang, Warga Curigai Angkut Sampah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:32 WIB

Bangun Sinergi Alumni dan Kader, HMI Banten Raya Titipkan Lima Rekomendasi kepada KAHMI Pandeglang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:26 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Resmi Buka Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026

Berita Terbaru