Maman Imanulhaq Harap KTT G20 Hasilkan Solusi Persoalan Dunia

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 16 November 2022 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co Jakarta – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 telah resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Sejumlah isu global menjadi bahasan utama para pemimpin dunia. Khususnya soal pemulihan ekonomi global pasca pandemi dengan prioritas bidang kesehatan, transformasi digital, dan transisi energi.

Anggota DPR RI Maman Imanulhaq berharap pertemuan antar pemimpin negara anggota G20 dapat berjalan sukses dan menghasilkan komunike bersama. Terlebih lagi, KTT G20 diselenggarakan di tengah situasi ancaman krisis energi global serta krisis pangan dunia. Indonesia, kata Maman, harus bisa menjadi komunikator kepentingan sejumlah negara besar agar mau bersatu untuk menyeselaikan persoalan dunia.

“Jangan sampai pertemuan ini sia-sia. Saya mengutip apa kata Presiden Jokowi ‘mata dunia tertuju pada pertemuan kita, apakah kita akan mencetak keberhasilan atau akan menambah satu lagi angka kegagalan’,” kata Maman dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/11/2022).

Politisi Fraksi PKB ini pun tak lupa memberi apresiasi atas keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah KTT G20. Apalagi, Indonesia terlihat sangat punya andil dan pengaruh lebih di antara para anggota G20 yang diisi oleh negara-negara pemilik PDB terbesar dunia.

Pertemuan para pemimpin dunia di Bali ini pun, lanjut Maman, akan dicatat dalam sejarah dunia bila menghasilkan kesepakatan penyelesaian persoalan dunia. Pasalnya, situasi global yang carut marut dengan adanya konflik militer, krisis kesehatan, krisis energi, dan ancaman krisis pangan dunia, membuat harapan publik dunia terhadap G20 kian besar.

“Saya rasa para pemimpin dunia pula punya harapan yang sama dengan aspirasi masyarakat dunia. Kehadiran mereka di Bali tentu saling membawa misi perdamaian serta pengentasan berbagai krisis yang mendera beberapa tahun belakangan,” ujarnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua
Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
Gubernur BI Mundur, Komisi XI Minta Pengganti Definitif Jaga Independensi Bank Sentral
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 27 Juli 2026 - 18:01 WIB

Gubernur BI Mundur, Komisi XI Minta Pengganti Definitif Jaga Independensi Bank Sentral

Berita Terbaru