Politisi Demokrat Ingatkan Pj Tak Rotasi Kadis Tanpa Persetujuan Kepala Daerah Terpilih

Teras Media

- Penulis

Rabu, 15 Januari 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Demokrat, Dede Yusuf, Rabu (15/1/2025)

i

Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Demokrat, Dede Yusuf, Rabu (15/1/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR Fraksi Demokrat, Dede Yusuf mengatakan, dirinya menerima keluhan dari para kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024.

Dede mengungkapkan, para kepala daerah terpilih itu mengeluh karena penjabat di wilayahnya masing-masing tiba-tiba melakukan rotasi besar-besaran terhadap para kepala dinas.

Dede pun mengecek keluhan itu kepada Kemendagri, yang ternyata pj gubernur/bupati/wali kota tidak boleh melakukan rotasi dinas tanpa persetujuan kepala daerah terpilih.

“Saya menemukan beberapa kekhawatiran dari para kepala daerah yang menang. Ternyata ada pj-pj melakukan rotasi dinas-dinas. Nah, itu mereka menyampaikan keluhannya kepada saya, kepada partai. Apa boleh?” ujar Dede saat dihubungi Kompas.com, Minggu, 12 Januari 2025.

“Saya coba cross-check pada Sekjen Kemendagri. Jadi ternyata Kemendagri itu sudah memberikan imbauan kepada para pj, dua kali, agar tidak melakukan rotasi jabatan tanpa persetujuan kepala daerah yang sudah terpilih,” sambungnya.

Dede menjelaskan, berdasarkan informasi dari Kemendagri, rotasi hanya boleh dilakukan jika kepala daerah terpilih sudah memberikan persetujuan.

Jika rotasi dilakukan, para kepala daerah terpilih ini tidak bisa memutasi kepala dinas yang bukan pilihannya itu selama beberapa tahun ke depan.

Apalagi, kata Dede, kepala daerah terpilih membutuhkan kepala dinas yang sejalan dengannya untuk menjalankan visi misi.

“Banyak wilayah yang kemudian mereka khawatir kalau misalnya sudah terjadi rotasi, maka itu kan tidak boleh dipindahkan lagi selama beberapa tahun, dua tahun kalau tidak salah,” kata Dede.

Lalu, Dede membeberkan, para kepala dinas ini bisa saja sudah memiliki komitmen dengan si pj kepala daerah yang merotasinya. Dia mengingatkan bahwa kepala dinas dibutuhkan para kepala daerah terpilih untuk melaksanakan janji kampanyenya.

“Kepala daerah terpilih, untuk dia begitu masuk, dia itu harus laksanakan visi misi atau janji kampanye. Untuk janji kampanye itu butuh dinas-dinas tadi, kepala dinas. Tentunya dia punya hak nanti untuk melakukan rotasi. Dia akan pilih calon-calon kepala dinas yang bisa melaksanakan tugasnya,” paparnya.

Sementara itu, Dede menyebut ada saja kepala dinas yang dipilih si pj ini yang sebenarnya tidak sejalan dengan kepala daerah terpilih.

“Saya kemarin dapat kontak dari beberapa kepala daerah terpilih, ‘Kang, ini gimana ya kok pj lakukan rotasi besar-besaran di dinas’. Sementara kan kita juga memahami di dalam pemilihan kemarin, itu ada yang pro ke sini, pro ke situ,” jelas Dede.

“Itulah yang sebabkan akhirnya ketika nanti kepala daerah yang baru dilantik, dia akibatnya tidak bisa lakukan pergeseran mutasi jabatan karena slotnya sudah ditempati orang. Dari Aceh, Sulawesi, sekjen saya juga sampaikan,” tutupnya,

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Jimmy Lie Dijemput Polisi Tangerang Usai Diamankan di Medan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB