Jaminan Palsu Catut BRI, Email Dotcom Jadi Sinyal Bahaya Bagi PT Maga Seribu Perkasa

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Bank BRI, Jumat (31/10/2025)

i

Keterangan foto : Bank BRI, Jumat (31/10/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dugaan pemalsuan dokumen jaminan Pelaksanaa (Jampel) yang digunakan oleh PT Maga Seribu Perkasa yang mencatut nama besar Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bekasi Harapan Indah untuk proyek peningkatan jalan Pingku-Cikuda menguat. Indikasi awal ditemukan dari penggunaan alamat email mencurigakan yang tidak berasal dari domain resmi BRI.

Dalam dokumen yang beredar, disebutkan adanya jaminan pelaksanaan yang diklaim diterbitkan oleh BRI. Namun, kejanggalan muncul ketika berkas Jampel tersebut menggunakan alamat email berakhiran “.com” bukan “.co.id” sebagaimana domain resmi bank milik negara tersebut.

Hal ini langsung memicu kecurigaan bahwa dokumen itu bukan produk resmi BRI. Pihak BRI Cabang Bekasi Harapan Indah, saat dikonfirmasi, mengungkapkan jika dilihat dari format surat dan alamat domain email jelas bukan milik BRI.

“Mana ada BRI pakai alamat email dotcom. Kami hanya menggunakan domain bri.co.id dan biasanya disebutkan darimana divisinya,” ungkap Anggita perwakilan humas BRI saat dihubungi, Rabu, 29 Oktober 2025 di Kantor BRI Cabang Harapan Indah Bekasi.

Selain itu pihal BRI Cabang Harapan Indah Bekasi mengungkapkan jika ada pihak yang dirugikan dalam hal ini masyarakat Kabupaten Bogor atau aparat yang berwenang dierbolehkan untuk meminta klarifikasi resmi dari BRI dengan mengirim surat pernohonan resmi ke alamat Bank BRI Cabang Harapan Indah Bekasi.

“Pihak BRI hanya akan memberikan pernyataan resmi dan klarifikasi tertulis hanya bagi para pihak yang merasa dirugikan atau aparat yang berkepentingan” tambah Anggita.

Dugaan jampel palsu ini dinilai sebagai bentuk penipuan yang berpotensi merugikan masyarakat Kabupaten Bogor, pasalnya semua proyel APBD menggunakan dana publik yang harus jelas pertanggung jawabannya.

Edward dari Indonesia Moraliti Watch mendukung dan mendorong Koalisi Masyarakat Anti Korupsi yang telah melaporkan dugaan tindak Pidana pemalsuan dokumen untuk kepentingan proyek di Pemda Bogor ke Polda Jabar.

“saya kira penting untuk kita Sama – sama pelototi proses penggunaan dana APBD pemkab Bogor apalagi untuk proyek-proyek yang saat ini sedang berjalan, harusnya Dirtipidum Polda Jabar segera bergerak cepat untuk memanggil Pihak-pihak terkait terutama PPK dan Pengurus PT. Maga” terang Edward via pesan singkat

Kasus ini menambah daftar panjang praktik pemalsuan jaminan bank yang kian marak. PT Maga Seribu Perkasa kini berada di bawah sorotan publik, menunggu pembuktian dari Aparat Polda Jabar dan BRI mengenai keabsahan dokumen yang diduga fiktif tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?
Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pemkot Tangerang Masuk Daftar Khusus KPK, Ada Apa?

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Berita Terbaru