Sekjen Mata Hukum Desak APH Usut Tuntas Dugaan Pencemaran Lingkungan Pengolahan Emas

Teras Media

- Penulis

Senin, 6 Maret 2023 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

TERASMEDIA.co,Lebak- Terkait adanya dugaan pencemaran lingkungan dari Limbah perusahaan pengolahan emas yang berlokasi di Kampung Sindang Reret Desa Cisimeut Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten, yang diduga berdampak kepada tercemarnya aliran anak sungai hingga ke kolam ikan dan sumur yang di gunkan oleh warga setempat, mendapat sorotan serius dari, Mukhsin Nasir, selaku Sekertaris Mata Hukum. Saat di di Konfirmasi awak media, pada 5/3/2023,

Mukhsin Nasir, meminta agar Aparat Penegak Hukum ( Polres ) Lebak secepatnya melakukan penyelidikan terhadap perusahaan tersebut, dari mulai Perijinannya hingga dampak dari pembuangan libahnya.

” Saya selaku sekertaris Lembaga Mata Hukum, mendesak kepada pihak Aparat Penegak Hukum ( Polres ) Lebak agar bergerak cepat untuk melakukan kroscek dan penyelidikan terkait adanya dugaan pencemaran lingkungan dari limbah Pengolahan Emas tersebut,” Ujarnya

Lebih lanjut, Mukhsin Nasir, Mengatakan. Karena tentu jika limbah pengolahan emas itu sangat berbahaya karena biasanya mengandung bahan sangat berbahaya. Jadi dengan adanya dugaan tersebut saya mendesak kepada pihak APH agar secepatnya melakukan penyelidikan baik terhadap perijinan maupun dampak lingkungamnya,

“Karena jika hal ini tidak menjadi perhatian khusus dan penangananya didak cepat kita khawatir akan berdampak lebih jauh kepada masyarakat sekitar. dan jika memang perusahaan tersebut tidak mengatongi ijin dan sebagainya maka pihak APH agar menindak tegas siapapun pelakunya,” Tandes Mukhsin

Mukhsin Nasir, menambahkan. Kita Mata Hukum akan mengawal permasalahan ini sampai tuntas dan akan melakukan pelaporan secara langsung kepada pihak APH, karena walau bagaimanapun limbah pengolahan emas tersebut sudah di alirkan ke salah satu anak sungai ciseut yang tentu akan bermuara ke sungai cisimeut, yang airnya selalu di pergunakan secara aktiv oleh masyarakat.” Pungkasnya

( Rai /Team )

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Jimmy Lie Dijemput Polisi Tangerang Usai Diamankan di Medan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB