Wakil Ketua MPR RI Dukung Pendidikan yang Inklusif Demi Peningkatan Daya Saing SDM Nasional

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Wakil Ketua MPR RI Dr. Lestari Moerdijjat S.S. M. M, (Rabu, 23/10/2024)

i

Keterangan foto : Wakil Ketua MPR RI Dr. Lestari Moerdijjat S.S. M. M, (Rabu, 23/10/2024)

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, Jakarta | Pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan adaptif harus terus diwujudkan sebagai upaya membangun fondasi pendidikan di Indonesia dalam rangka meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) nasional.

“Upaya untuk merealisasikan pendidikan yang inklusif sejak dini harus dilakukan sebagai bagian proses membangun karakter anak bangsa dalam upaya mewujudkan peningkatan daya saing SDM nasional,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/10).

Pada serah terima jabatan, Senin (21/10), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti berjanji akan menciptakan pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan adaptif.

Pada masa kepemimpinannya Abdul Mu’ti berjanji pendidikan prasekolah akan mendapatkan perhatian serius karena merupakan bagian dari fondasi pendidikan di Indonesia dalam proses pembangunan SDM nasional yang lebih baik.

Menurut Lestari, upaya tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing anak bangsa.

Apalagi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, pada catatan The Global Talent Competitiveness Index 2022 terbitan INSEAD, Human Capital Leadership Institute, dan Portulans Institute, Indonesia menduduki peringkat ke-82 dari 133 negara yang diteliti dengan skor 37,00.

Rendahnya tingkat daya saing global itu, tambah Rerie, sebanding juga dengan rendahnya tingkat kecerdasan intelektual (IQ) penduduk Indonesia.

Dalam Average IQ by Country 2022 yang dijabarkan oleh World Population Review, IQ rata-rata penduduk Indonesia tercatat baru sebesar 78,49 atau masih pada kategori rendah.

Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu sangat berharap intervensi sejak dini dalam proses pendidikan dapat mengakselerasi peningkatan daya saing setiap anak bangsa.

Tentu saja, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat agar upaya akselerasi peningkatan daya saing SDM nasional dapat segera terwujud.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Berita Terbaru