Tempe Azaki RTE Raih Penghargaan “Peduli Gizi 2025” di Ajang Kongres Gizi Internasional

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 1 Juni 2025 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red)

i

Foto (Red)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bogor – Produk Tempe Azaki Ready To Eat (RTE) dari PT Azaki Food Internasional berhasil meraih penghargaan bergengsi Peduli Gizi 2025 dalam kategori Inovasi Produk Pangan dan Gizi. Penghargaan ini diberikan dalam ajang 28th World Congress on Clinical Nutrition (WCCN) 2025 yang digelar pada 28–30 Mei 2025 di IPB International Convention Center, Bogor.

Kongres internasional ini diselenggarakan oleh Pergizi Pangan Indonesia bekerja sama dengan International College of Nutrition (ICN), dan menjadi wadah pertemuan para pakar gizi klinik dari berbagai negara. Tahun ini, WCCN mengangkat tema: “Functional Food, Sustainable Diet, Behavioral and Clinical Nutrition in the Interdisciplinary and Personalized Nutrition Era.”

Dalam ajang tersebut, Tempe Azaki RTE mencuri perhatian para dewan juri berkat keunggulan produknya yang praktis, tinggi nutrisi, siap saji, mudah disimpan, serta memiliki masa simpan panjang. Dikemas dalam bentuk yang menarik, produk ini dinilai sebagai solusi pangan modern yang tetap mengedepankan nilai gizi dan kearifan lokal.

Rencananya, produk Tempe Azaki RTE akan segera diluncurkan secara internasional, dengan Australia menjadi negara pertama yang akan memasarkan produk ini mulai September 2025.

Selain Tempe Azaki, beberapa produk lain yang juga memperoleh penghargaan dalam ajang tersebut antara lain SGM Eksplor 1+ dari PT Sarihusada Generasi Mahardika, Entrasol dari Kalbe Nutritionals, serta HILO Protein Chocofit dari PT Nutrifood Indonesia.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa produk pangan berbasis kearifan lokal seperti tempe mampu berinovasi dan bersaing di panggung internasional, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan dan gizi masyarakat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Biang Kerok Blackout Listrik Nasional, MataHukum: Seret PT OBP, PT RAP, dan PT BRA ke Penjara
KOSMAK Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Usulkan Copot Jaksa Agung
Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri
Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing
PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret
Mantan Kapuspenkum RJ Soehandoyo: Persatuan dan Doa Kunci Pulihkan Kehormatan Korps Adhyaksa
Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD 
Penetapan Febrie Adriansyah Tersangka, BaraNusa Minta Kasus Batu Bara Dibongkar Hingga Tuntas
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:15 WIB

Biang Kerok Blackout Listrik Nasional, MataHukum: Seret PT OBP, PT RAP, dan PT BRA ke Penjara

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:50 WIB

KOSMAK Kirim Surat ke Presiden Prabowo, Usulkan Copot Jaksa Agung

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:06 WIB

Sudah Sebulan Belum Ditindaklanjuti, Lansia 83 Tahun Penjaga Tanah Wakaf Terancam Demo di Mabes Polri

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:30 WIB

Gede Sandra: Patriot Bond Solusi Pulihkan Kerugian SDA Akibat Praktik Transfer Pricing

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:01 WIB

PMI Manufaktur Anjlok ke 46,9, Infast Bestari Dorong Kemenperin Percepat Langkah Konkret

Berita Terbaru

Opini

Sandiwara di Panggung, Damai di Meja Makan

Sabtu, 18 Jul 2026 - 10:59 WIB