Pemkot Depok Diminta Selesaikan Persoalan SDN 1 Pondok Cina

Teras Media

- Penulis

Minggu, 11 Desember 2022 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Sekolah Dasar Negeri Pondok Cina 1 ramai diperbincangkan setelah video yang memperlihatkan akses masuknya terhalang pembangunan trotoar Jalan Margonda Raya viral di media sosial. Belakangan diketahui, pengerjaan trotoar itu memang sengaja dilakukan dan telah sesuai dengan rencana kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang akan menggusur gedung SDN Pondok Cina 1 untuk diubah Menjadi Masjid Agung.

Hal tersebut membuat Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya, Dedy Irsan buka suara. Menurut Dedy, sebelum pembuatan Masjid Agung, Pemkot Depok harus menyelesaikan dulu secara tuntas masalah terkait SDN 1 Pondok Cina. Kata Dedy, Pemkot Depok harus melihat persoalan ini dengan menyeluruh dengan memperhatikan peraturan yang ada serta kondisi sosiologis.

“Saya meminta atensi agar Pemkot Depok menyelesaikan terlebih dahulu permasalahan yang terjadi terkait Relokasi yang akan dilakukan terhadap SDN 1 Pondok Cina. Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik, khususnya terkait proses belajar mengajar siswa siswi SDN 1 Pondok Cina, jangan sampai melakukan pembangunan tetapi mengabaikan hak-hak pelayanan publik lainnya,” kata Kepala Ombudsman Dedy Irawan melalui pernyataanya, Minggu (11/12).

Baca juga : Tingkatkan Eksistensi Ombudsman, DPR RI Sepakat Revisi UU Nomor 37 Tahun 2008

Dijelaskan Dedy, pihaknya mendorong agar Pemkot Depok untuk serius menyikapi persoalan ini dengan melakukan pendekatan-pendekatan yang humanis. Kata Dedy, bukan hanya pendekatan peraturan dan kebijakan dengan orang tua siswa sehingga tidak menimbulkan resistensi dan pro kontra di masyarakat.

“Saat ini masalah ini terus bergulir terus, saya meninta Pemkot Depok dan Jajarannya tidak terlalu terburu buru mengambil keputusan. Harus dipikirkan secara matang akibat dan dampak yang terjadi sehingga bisa diterima oleh semua pihak khususnya orang tua siswa SDN 1 Pondok Cina Kota Depok,” tegas Dedy.

Untuk diketahui, saat ini Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya telah menerima laporan dari masyarakat. Mereka juga sedang melakukan pemeriksaan terhadap laporan tersebut.

Sebelumnya, viral di media sosial Sekolah Dasar Negeri Pondok Cina 1 yang memperlihatkan akses masuknya terhalang pembangunan trotoar Jalan Margonda Raya. Ternyata, pengerjaan trotoar itu memang sengaja dilakukan dan telah sesuai dengan rencana kerja Pemkot Depok. Pasalnya untuk mengubah gedung SDN Pondok Cina 1 menjadi masjid. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

IPPAQI Gelar Panggung Al-Qur’an Nasional di Majalengka
Kios Hangus Terbakar, Pengelolaan Pasar Parung Dinilai Gagal
GSBK Soroti Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Singgung Status Letkol Teddy
Ketegasan Prabowo Berantas Korupsi Dapat Dukungan GERAK 08
CBA Minta Kejati Jateng Usut Tuntas Nama yang Disebut Gus Yazid
Guru Honorer Dapat Rp300 Ribu Sebulan, Adde Rosi Soroti Ketimpangan Kesejahteraan
Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi JC, Pengamat Minta Peran Tingkat Koordinasi Diperiksa
Rieke Diah Pitaloka: Perombakan Pimpinan Belum Cukup, Perlu Sistem Pengawasan Terintegrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:47 WIB

IPPAQI Gelar Panggung Al-Qur’an Nasional di Majalengka

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:16 WIB

Kios Hangus Terbakar, Pengelolaan Pasar Parung Dinilai Gagal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:26 WIB

GSBK Soroti Pengunduran Diri Mayjen Trenggono, Singgung Status Letkol Teddy

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:16 WIB

Ketegasan Prabowo Berantas Korupsi Dapat Dukungan GERAK 08

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:50 WIB

CBA Minta Kejati Jateng Usut Tuntas Nama yang Disebut Gus Yazid

Berita Terbaru

Anggota DPR RI sekaligus Pengasuh Ponpes Al-Mizan, DR KH Maman Imanulhaq

Nasional

IPPAQI Gelar Panggung Al-Qur’an Nasional di Majalengka

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:47 WIB