Politisi NasDem Arif Rahman Minta Pemerintah Jaga Pasokan Pangan Saat Ramadhan

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Anggota Komisi IV DPR RI Arif Rahman, Sabtu (6/2/2026)

i

Keterangan foto : Anggota Komisi IV DPR RI Arif Rahman, Sabtu (6/2/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Arif Rahman menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pernyataan tersebut ditegaskannya saat menggelar serangkaian Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Menteri Pertanian, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Direktur Utama Perum Bulog, serta Direktur Utama ID Food.

“Rapat ini sebagai komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” kata Arif Rahman lewat pernyataan yang diposting di akun Instagram-nya @arifrahman_oficial, Sabtu (6/2/2026).

Selain menjaga ketahanan pangan, pria yang akrab dikenal dengan sebutan Orok Menes tersebut juga menjelaskan bahwa rapat antara Komisi IV DPR RI dengan instansi terkait juga membahas kesiapan dan pengamanan harga serta stok pangan dalam rangka menghadapi bulan Ramadhan. Menurutnya, pihaknya di Komisi IV DPR RI akan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil dan stok yang aman di pasaran.

“Kita akan memastikan pengamanan stok pangan dalam menyambut bulan Ramadhan dan kebutuhan harga yang terjangkau serta stok pangan aman,” terang politisi Nasdem asal daerah pemilihan Lebak dan Pandeglang melalui postingan Instagram-nya.

Sinergi Sektor Pertanian dan Pangan

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan nasional selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Berdasarkan prakiraan kalender nasional, puasa Ramadhan diperkirakan berlangsung pada 18 Februari hingga 19 Maret 2026, dengan Idul Fitri jatuh pada 20–21 Maret 2026, menunggu keputusan sidang isbat.

“Berdasarkan hasil pemantauan, proyeksi neraca pangan, serta evaluasi lapangan yang kami lakukan bersama Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, kondisi produksi, pasokan, dan stok pangan strategis nasional berada dalam kondisi cukup dan aman untuk menghadapi Ramadan,” ujar Amran.

Ia menjelaskan, untuk komoditas utama seperti beras, jagung, bawang merah, cabai merah, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng, kebutuhan nasional diperkirakan dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

“Kami juga terus melakukan pengamanan produksi di tengah musim hujan dan panen raya, distribusi pasokan dari wilayah surplus ke wilayah defisit, monitoring harga harian melalui early warning system, koordinasi intensif dengan pelaku usaha dan BUMN pangan, serta operasi pasar dan pengawasan bersama Satgas Pangan,” jelasnya.

Dengan kondisi pasokan yang memadai dan langkah pengamanan yang konsisten, Mentan Amran menyatakan optimistis ketersediaan dan stabilitas harga pangan strategis selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat terjaga dengan baik, sekaligus tetap melindungi kepentingan petani dan peternak nasional.

“Kami berharap dukungan dan arahan dari Komisi IV DPR RI agar upaya ini dapat berjalan semakin efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 11:40 WIB

Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung

Berita Terbaru