Cerita Septi di Jemput Politisi Demokrat ke Tanah Air

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Polisiti Demokrat Anton Suratto saat menjemput korban TPPO Septi Surya Rusmana di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (7/3/2026)

i

Keterangan foto : Polisiti Demokrat Anton Suratto saat menjemput korban TPPO Septi Surya Rusmana di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (7/3/2026)

Ikuti kami di Google News

Cerita Septi di Jemput Politisi Demokrat ke Tanah Air

Jakarta – Matanya masih merah memerah akibat berkali-kali menangis dalam perjalanan panjang pulang ke tanah air. Rambut yang kusut dan wajahnya yang pucat tak lagi menyembunyikan betapa beratnya beban yang telah ditanggung Septi Surya Rusmana selama berbulan-bulan.

Ketika pintu pesawat terbuka di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sinar matahari pagi menyapa wajahnya yang sudah lama tak merasakan hangatnya tanah air. Di sana, dengan wajah penuh perhatian dan tangan terbuka lebar, berdiri Wakil Ketua Komisi I DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto.

Politisi Demokrat asal Jawa Barat tersebut datang sengaja untuk menjemput Septi salah satu korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang akhirnya berhasil dipulangkan setelah melalui proses koordinasi yang panjang bersama pemerintah dan perwakilan Indonesia di luar negeri.

“Selamat datang kembali, anakku. Kamu sudah aman sekarang,” ucap Anton dengan nada lembut sambil membantu Septi membawa tasnya yang tidak banyak, Sabtu (7/3/2026)

Tangis haru Septi yang sudah lama ditahan pun meluap seketika. Dia mengenang bagaimana dulu tergiur tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi yang datang lewat media sosial.

Tanpa pikir panjang, ia mengikuti ajakan tersebut, tak menyadari bahwa dirinya akan terjebak dalam jerat yang menyakitkan.

“Negara tidak akan pernah meninggalkan salah satu anaknya yang mengalami kesulitan di luar negeri,” tegas Anton sambil menepuk bahu Septi dengan penuh kasih sayang.

Anton menambahkan bahwa kasus Septi bukan hanya sebuah peristiwa tunggal, melainkan pelajaran penting bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Jangan pernah mudah percaya pada janji-janji manis yang tidak jelas prosedurnya. Periksa legalitas setiap perusahaan yang menawarkan pekerjaan, dan selalu ikuti jalur resmi jika ingin bekerja di luar negeri,” imbuhnya dengan nada penuh peringatan.

Bagi Septi, hari itu bukan hanya hari ia kembali ke tanah air melainkan hari di mana ia merasakan bahwa negara sungguh ada untuknya, meskipun dalam kondisi yang paling sulit. Dan bagi banyak orang, kisahnya menjadi pengingat bahwa kehati-hatian adalah benteng terbaik melawan modus-modus kejahatan yang terus berubah bentuk.

Penulis : Jum

Editor : Red

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa
PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan
Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen
Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah
Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Terkubur 16 Tahun, Dibongkar Sekarang: Kejati Sulbar Diminta Usut Dugaan Korupsi di Balik HGU PT Letawa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:53 WIB

PPK Diduga Langgar KAK dan Aturan LKPP, Kadisdik Bekasi Enggan Menjelaskan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Marwan Jafar PKB: Perluasan QRIS Harus Diiringi Penguatan Keamanan dan Perlindungan Konsumen

Rabu, 30 September 2026 - 21:07 WIB

Bank Banten Raih Penghargaan sebagai Popular Brand Kategori Jasa Keuangan Perbankan Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Berita Terbaru