Isu Fee Proyek 5–7% di BPJN Banten Menguat, GAMMA Bawa ke Kementerian PU dan Siap Turun ke Jalan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dugaan praktik “fee proyek” dalam pekerjaan preservasi jalan di lingkungan BPJN Banten kian mengemuka. Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) secara terbuka membawa persoalan ini ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui audiensi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga.

Dalam pertemuan tersebut, GAMMA menyampaikan adanya indikasi dugaan setoran proyek yang disebut berada pada kisaran 5% hingga 7% dari nilai pekerjaan, yang dikaitkan dengan sejumlah paket preservasi jalan pada kewenangan Satker PJN Wilayah II dan PPK 2.3 Banten.

Sekretaris Umum GAMMA, Ade Pahrul, menyatakan bahwa informasi ini bukan sekadar rumor, melainkan indikasi yang muncul dari rangkaian informasi yang saling berkaitan.

“5 hingga 7% itu bukan pernyataan dari pihak GAMMA, justru itu berdasarkan informasi dari seseorang yang pernah mengerjakan paket preservasi jalan APBN di Banten,” ungkap Ade kepada awak media, Rabu 29 April 2026.

Ia menambahkan, adanya dugaan komisi 5 hingga 7% tersebut sebelumnya juga pernah mencuat pada tahun 2025 dalam pemberitaan yang dimuat di salah satu media online menyebutkan pengakuan seorang kontraktor Nasional yang juga merupakan mantan Kadin Banten.

Kini kembali menguat seiring adanya informasi serupa dari sumber yang mengetahui langsung dinamika pelaksanaan proyek di lapangan.

“Dugaan adanya komisi atau fee proyek 5 hingga 7% semakin menguat setelah adanya informasi serupa dari seseorang yang pernah melaksanakan pekerjaan Preservasi jalan pada kewenangan Satker PJN Wilayah II dan PPK 2.3 BPJN Banten tahun 2025,” lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, dalam sesi audensi pihak Direktorat Jenderal Bina Marga meminta agar seluruh informasi yang disampaikan GAMMA dituangkan dalam laporan resmi tertulis yang disertai data pendukung agar segera dapat ditindaklanjuti

GAMMA menegaskan akan segera menyampaikan laporan resmi yang diminta, sekaligus membuka seluruh data dan informasi yang dimiliki sebagai bentuk tanggung jawab publik. Selain itu, GAMMA juga menyatakan akan mengawal laporan dengan aksi jalanan

“Akan segera GAMMA penuhi permintaan Bina Marga dengan menyerahkan dokumen lengkap yang dibarengi dengan aksi demonstrasi jalanan di kantor kementerian PU di pattimura Jakarta selatan,” tegas Ade.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus berupaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua SMIT Soroti Polemik Dugaan Reses Fiktif dan Mosi Tidak Percaya di Halmahera Utara
Bekerja dengan Nurani dan Kebenaran, Dr Sutikno Resmi Pimpin Kejati Jabar
Jelang Hari Buruh, KBBI Desak Keadilan Upah dan Reformasi UU Ketenagakerjaan
Jangan Hanya ZA, KPK Diminta Periksa Nusron Wahid di Kasus Suap Haji
MataHukum: Seret Direksi KAI ke Penjara Atas Tragedi Bekasi
Nasir Djamil: Bio Fit Bukti Nyata Kemajuan Kesehatan di Pidie
Kunjungan Hangat Adde Rosi di Lebak, Pastikan PIP Tepat Sasaran Demi Masa Depan Siswa
Kejati Sumsel Tetapkan 5 Tersangka, 2 Kasus Besar Diungkap
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:40 WIB

Ketua SMIT Soroti Polemik Dugaan Reses Fiktif dan Mosi Tidak Percaya di Halmahera Utara

Rabu, 29 April 2026 - 20:33 WIB

Isu Fee Proyek 5–7% di BPJN Banten Menguat, GAMMA Bawa ke Kementerian PU dan Siap Turun ke Jalan

Rabu, 29 April 2026 - 18:42 WIB

Bekerja dengan Nurani dan Kebenaran, Dr Sutikno Resmi Pimpin Kejati Jabar

Rabu, 29 April 2026 - 10:25 WIB

Jelang Hari Buruh, KBBI Desak Keadilan Upah dan Reformasi UU Ketenagakerjaan

Selasa, 28 April 2026 - 22:40 WIB

Jangan Hanya ZA, KPK Diminta Periksa Nusron Wahid di Kasus Suap Haji

Berita Terbaru