Perkuat Daya Saing Pariwisata, Universitas Sahid Gelar Seminar Internasional

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Program Doktor Ilmu Komunikasi Angkatan Ke-35 (DIK-35) Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid menggelar Seminar Internasional bertajuk Prospects of the Tourism Industry Amid Economic Challenges di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Seminar tersebut mempertemukan pembuat kebijakan, akademisi, pelaku industri, dan mitra internasional untuk membahas berbagai strategi dalam memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tengah tekanan ekonomi global

Industri pariwisata dinilai sebagai salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui perolehan devisa, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, sektor ini juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga energi global, meningkatnya harga bahan bakar pesawat, hingga melonjaknya biaya perjalanan yang berdampak pada wisatawan maupun pelaku usaha.

Kepala Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid, Dr. Prasetya Yoga Santoso, mengatakan penguatan komunikasi menjadi faktor penting dalam membangun kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Pariwisata tidak hanya berbicara mengenai destinasi wisata atau aktivitas ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana membangun kepercayaan, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan nilai bersama bagi masyarakat. Komunikasi yang efektif menjadi kunci untuk menyelaraskan kepentingan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional agar setiap kebijakan dan kolaborasi yang dibangun mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pariwisata Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Internasional DIK-35 Universitas Sahid, Dyah Hestu Lestari, berharap seminar tersebut tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi menghasilkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan.

“Seminar ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan berbagai perspektif, mulai dari pemerintah, pelaku industri, asosiasi, akademisi, hingga mitra internasional. Kami berharap forum ini mampu menghasilkan rekomendasi yang implementatif sekaligus mendorong lahirnya kolaborasi baru untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri pariwisata Indonesia,” katanya.

Seminar menghadirkan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, M.Si., sebagai keynote speaker. Diskusi panel juga diikuti Prof. Dr. Zainuddin Maliki, M.Si., Penasihat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal; Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Ahmad Fajar; Ketua Umum ASTINDO, Pauline Suharno; serta General Manager Hotel Grand Sahid Jaya, Herman Courbois.

Para narasumber membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengembangan desa wisata, diversifikasi pasar, investasi, perlindungan konsumen, hingga upaya memperkuat sektor pariwisata nasional.

Melalui seminar tersebut, Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan forum akademik yang menjembatani dialog antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional dalam merumuskan solusi atas berbagai isu strategis nasional. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat daya saing serta keberlanjutan industri pariwisata Indonesia.

Secara terpisah, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, mengatakan kolaborasi industri media juga memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, diperlukan dukungan kebijakan dan regulasi yang berpihak, serta sinergi seluruh pelaku industri untuk memperkuat strategi pengembangan pariwisata Indonesia di tengah tekanan ekonomi global yang semakin dinamis.

Tentang Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid

Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid menyelenggarakan program magister dan doktor dengan mengedepankan keunggulan akademik, pengembangan riset, serta relevansi terhadap kebutuhan dunia profesional. Didukung akademisi dan praktisi berpengalaman, institusi ini berkomitmen mencetak lulusan yang kritis, inovatif, berkarakter kewirausahaan, serta mampu menghadirkan solusi strategis bagi berbagai tantangan pembangunan melalui pendidikan multidisipliner, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Melanjutkan Jejak Gus Dur, Gus Rozin Membuka Jalur Diplomasi Pendidikan dengan Tiongkok
Melanjutkan Jejak Gus Dur, Gus Rozin Membuka Jalur Diplomasi Pendidikan dengan Tiongkok
Kidung Tirto Ucapkan Selamat HBA ke-66, Dorong Kejaksaan Perkuat Penegakan Hukum Berkeadilan
Komjen Suyudi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkoba
Modernisasi Pengawasan Hutan, NasDem Dorong Teknologi Satelit dan Satu Peta
Gelar Perkara Khusus Tanah Wakaf H. Sanusi Menggantung, Kuasa Hukum Temui Birowassidik
BaraNusa: Mundurnya Nanik S. Deyang Jangan Hentikan Pertanggungjawaban
Jangan Biarkan Hukum Dikalahkan Kekuasaan! HAMI: Kasus Febrie Adriansyah Ujian Berat Integritas Kejagung
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:36 WIB

Perkuat Daya Saing Pariwisata, Universitas Sahid Gelar Seminar Internasional

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:43 WIB

Melanjutkan Jejak Gus Dur, Gus Rozin Membuka Jalur Diplomasi Pendidikan dengan Tiongkok

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:36 WIB

Melanjutkan Jejak Gus Dur, Gus Rozin Membuka Jalur Diplomasi Pendidikan dengan Tiongkok

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:33 WIB

Kidung Tirto Ucapkan Selamat HBA ke-66, Dorong Kejaksaan Perkuat Penegakan Hukum Berkeadilan

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:28 WIB

Komjen Suyudi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkoba

Berita Terbaru