NU Peduli: Saat Bencana, Kemanusiaan Harus Mengalahkan Sekat Agama dan Politik

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

SEMARANG – PWNU Jawa Tengah menegaskan bahwa penanganan bencana harus mengedepankan nilai kemanusiaan tanpa memandang agama, organisasi, maupun afiliasi politik.

Pesan itu disampaikan Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghoffar Rozin (Gus Rozin) saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Semarang, Sabtu (25/7/2026).

“Kemanusiaan adalah fondasi utama. Kerja sama harus melampaui sekat kelompok, ideologi, dan agama,” tegas Gus Rozin.

Sebanyak 418 relawan dari 27 PCNU se-Jawa Tengah mengikuti apel sebagai upaya memperkuat koordinasi dan kapasitas menghadapi bencana yang rutin melanda wilayah tersebut.

Gus Rozin menekankan kesiapsiagaan harus menjadi budaya melalui latihan dan simulasi berkelanjutan. Menurutnya, tugas relawan juga tidak berhenti saat masa tanggap darurat, tetapi berlanjut pada pemulihan psikologis penyintas melalui program trauma healing.

Dalam kesempatan itu, NU Peduli juga meluncurkan aplikasi NU Risk untuk pendataan relawan dan pelaporan bencana secara real time. BPBD Jawa Tengah menyerahkan bantuan tenda komando dan perlengkapan dapur umum, sementara LAZISNU menyalurkan bantuan air bersih bagi wilayah terdampak kekeringan.

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN
Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata
Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak
Kinerja Menhut Raja Juli Diduga Hambat Investasi, Jadi Perhatian Kejagung dan KPK
Putusan MK Guncang Bakamla, Lembaga Penjaga Laut di Ujung Tanduk
Ahmad Jayani Pimpin PAGAR PALMERAH, 60 Pedagang Gelora-Palmerah Bangun Wadah Bersatu dan Berdaya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:00 WIB

Forensic Inference Ladder Model dikembangkan oleh Gunadi Pramono anggota PPBN

Sabtu, 19 September 2026 - 16:53 WIB

Gaya Politik Egaliter Prabowo Tercermin pada Dasco — Harmoni dengan Gibran Bukti Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 14:41 WIB

Tiang Provider Menjamur di Pandeglang, Denyy Soroti Penataan: “Pemkab Tak Berdaya?

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 17 September 2026 - 17:17 WIB

Rekam Jejak Pengabdian: Universitas La Tansa Mashiro Perkuat Sinergi Kampus dengan Sekolah di Lebak

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Ciinjuk Rusak Dikepung Genangan Air Saat Hujan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:13 WIB