Tegaskan 5 Pilar Strategis NU, Gus Rozin Serukan Penguatan Kemandirian hingga Peran Global Organisasi

Avatar photo

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Bengkulu – Sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) terus memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia. Menghadapi dinamika geopolitik, ekonomi, dan sosial yang semakin kompleks, Ketua PWNU Jawa Tengah, K.H. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), merumuskan lima pilar strategis sebagai arah gerak Jam’iyah NU ke depan, 3 Agustus 2026.

Kelima pilar tersebut meliputi penguatan konsolidasi warga, kemandirian organisasi, penguatan peran sebagai mitra strategis negara, modernisasi sistem pendidikan, hingga perluasan kiprah NU di tingkat internasional.

Berikut lima pilar strategis Nahdlatul Ulama yang disampaikan Gus Rozin:

1. Mempererat ukhuwah nahdliyah

Penguatan persaudaraan dan solidaritas antarwarga Nahdliyin (ukhuwah nahdliyah) menjadi fondasi utama organisasi. Keutuhan pemikiran (fikrah) dan gerakan (amaliyah), mulai dari tingkat akar rumput hingga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, merupakan modal penting dalam menjaga kekuatan dan keberlangsungan organisasi.

2. Mewujudkan kemandirian organisasi

NU berkomitmen mengoptimalkan potensi ekonomi serta sumber daya internal warga. Kemandirian finansial dan tata kelola organisasi yang profesional menjadi prioritas agar NU mampu menjalankan misi dakwah, sosial, dan kemanusiaan secara mandiri, berkelanjutan, dan berdampak luas.

3. Mempertegas peran civil society (shohibul hukumah)

Sebagai elemen penting masyarakat sipil, NU memosisikan diri sebagai shohibul hukumah, yakni mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah. NU mendukung kebijakan yang berpihak pada kemaslahatan rakyat, namun tetap menjalankan fungsi kontrol sosial melalui masukan, kritik, dan koreksi yang konstruktif.

4. Membangun sistem pendidikan terintegrasi

NU mendorong percepatan modernisasi lembaga pendidikan, mulai dari pesantren hingga perguruan tinggi. Melalui sistem pendidikan yang terintegrasi, NU memadukan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, wawasan kebangsaan, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

5. Memperluas peran dalam tatanan global

Gus Rozin menegaskan bahwa kiprah internasional NU merupakan bagian dari sejarah lahirnya organisasi. Diplomasi Komite Hijaz menjadi bukti nyata peran ulama NU dalam percaturan dunia. Ke depan, NU berkomitmen memperkuat diplomasi perdamaian, membangun kerja sama lintas negara, serta menggemakan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di panggung internasional.

Melalui kelima pilar strategis tersebut, Nahdlatul Ulama menegaskan komitmennya untuk terus menjadi pilar penyangga kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus memperkuat perannya sebagai pelopor perdamaian dan kemanusiaan di tingkat global.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Budayawan Kidung Tirto: Mawas Diri Cegah Karma Buruk, Jaga Persatuan Bangsa
Ketua Buruh Carlianto Soroti Dugaan Praktik Outsourcing di PT Mayora Cadasari, Desak Kepastian Status Kerja Pekerja
Banyak Karyawan Keluhkan Status Kerja di PT Mayora Cadasari, Minta Kepastian Ketenagakerjaan
Reses di Lebak, Arif Rahman Tampung Keluh Kesah Petani: Kekeringan dan Irigasi Jadi Prioritas ​
Jerry Massie Pertanyakan Validitas Survei SMRC: Tingkat Kepuasan Prabowo 51,1 presen Dinilai Janggal
Kuasa Hukum Gabriel Ungkap Dugaan Rekayasa Administrasi dalam Sidang Praperadilan Kasus Gas Portable
Bahas AMDAL di Jakarta, PT Feni Haltim Berisiko Terjerat Hukum
SMIT Soroti Pernyataan Natalius Pigai, Sebut Negara Gagal Cegah Stigma terhadap Masyarakat Indonesia Timur
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Tegaskan 5 Pilar Strategis NU, Gus Rozin Serukan Penguatan Kemandirian hingga Peran Global Organisasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Budayawan Kidung Tirto: Mawas Diri Cegah Karma Buruk, Jaga Persatuan Bangsa

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:58 WIB

Banyak Karyawan Keluhkan Status Kerja di PT Mayora Cadasari, Minta Kepastian Ketenagakerjaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Reses di Lebak, Arif Rahman Tampung Keluh Kesah Petani: Kekeringan dan Irigasi Jadi Prioritas ​

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Jerry Massie Pertanyakan Validitas Survei SMRC: Tingkat Kepuasan Prabowo 51,1 presen Dinilai Janggal

Berita Terbaru