Kue Ape Jajanan Tradisional Yang Masih Eksis

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 2 Oktober 2022 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co, TANGERANG – Kelezatan kue atau jajanan tradisional memang tak perlu diragukan lagi, salah satunya kue ape. Siapa sangka jika kuliner yang kerap dijajakan dengan gerobak ini masih eksis sampai sekarang, rasa kue tradisional Betawi ini gurih dan manis menggoda setiap orang.

Sekilas tampilan dari kue ape mirip dengan kue serabi, berwarna hijau, tapi bedanya serabi berbentuk bundar dengan keseluruhan bagiannya lebih tebal dan berisi, sementara kue ape justru pinggirannya sangat tipis, hanya bagian tengahnya yang tebal.

Baca juga : Kue Pukis Kekinian di Sepatan Berasa Bangeut Lembutnya di Lidah

Sekadar informasi, bahwa dulu kue ape berwarna putih dan tidak diberi campuran, namun seiring berjalannya waktu, kini kue ape justru identik dengan warna hijaunya.

Banyak pedagang kue ape yang mulai berinovasi agar kue ape tetap laris peminat, mulai dengan menambahkan warna seperti hijau, merah muda hingga ungu, atau diberi topping. Selain itu, kue ape sekarang diberi toping berupa meses dan keju yang akan membuat rasanya lebih mantap.

Tepatnya didepan SMKN 2 Jalan Raya Mauk KM 12, Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, sebuah gerobak ramai dikunjungi pembeli.

Sang pedagang, Bang Jiung mengatakan, jika pembeli jajanan khas Betawi ini tak hanya orang tua tapi juga anak-anak.

“Biasanya para pembeli dari anak muda, anak sekolah kalau gak libur, ibu-ibu, dan bapak-bapak biasa beli untuk menemani secangkir kopinya, kue ape dijual dengan harga Rp 1.000/satuan,” ucap Bang Jiung kepada wartawan, Minggu (2/10/2022).

Baca juga : Makan di Saung Lesehan Teh Nina Bikin Betah dan Mau nya Nambah Terus

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa adonan kue ape dibuatnya di rumah, bahannya antara lain tepung beras, sari pandan, vanili, santan, gula putih, dan susu yang dicampur air hingga menghasilkan adonan cair, lalu disimpan dalam wadah, kemudian adonan dituang kedalam wajan kecil dan diratakan bagian pinggirnya, selanjutnya wajan ditutup dan didiamkan selama beberapa menit hingga pinggirannya berwarna kecoklatan, setelah matang kue ape bisa langsung diangkat dan dibungkus.

Semoga Jajanan tradisional khas Betawi semakin laris, dan terus melegendaris.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan
Merawat Bumi, Menjaga Jagat: Tradisi Kerapan Sapi Betina Tetap Hidup
Pelaku Penganiayaan Berat terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong
Iklan Pandeglang
Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel
DPR Sepakat Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan Turki
CBA Akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewan Pengawas KPK, Soroti 20 Perusahaan Forwarder Belum Diungkap
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 10 September 2026 - 19:01 WIB

Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan

Rabu, 2 September 2026 - 19:17 WIB

Merawat Bumi, Menjaga Jagat: Tradisi Kerapan Sapi Betina Tetap Hidup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Pelaku Penganiayaan Berat terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Iklan Pandeglang

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Ciinjuk Rusak Dikepung Genangan Air Saat Hujan

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:13 WIB