Komunitas KITA Sulap 25 Hektare Lahan Tidur Untuk Solusi Ketahaan Pangan, Ini Pesan Camelia Lubis

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Bendahara Umum KITA, Camelia Panduwinata Lubis, Jumat (22/11/2024)

i

Keterangan foto : Bendahara Umum KITA, Camelia Panduwinata Lubis, Jumat (22/11/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Tangerang – Komunitas KITA (Kerapatan Indonesia Tanah Air) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan survei lahan tidur di Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kegiatan yang berlangsung, Kamis (21/11) ini menjadi sorotan, mengingat hasilnya yang signifikan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dimulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk PLT Kasubditbinpolmas, KBP Deden Nurhidayatullah, Paminsibinorsosmas Subditbinpolmas, Ipda Agus Widayat, serta Bendahara Umum KITA, Camelia Panduwinata Lubis.

Turut hadir juga Kelompok Tani Desa Kemiri, yang menjadi mitra utama dalam rencana optimalisasi lahan tidur seluas 25 hektar tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Bendahara Umum KITA, Camelia Panduwinata Lubis, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat Desa Kemiri.

“Program ini bukan hanya soal ketahanan pangan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi lokal. Saya yakin, langkah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengelola potensi lahan tidur yang belum tergarap maksimal,” ujar Camelia dengan penuh semangat, Jumat (22/11/2024)
Tidak hanya itu, Kelompok Tani Desa Kemiri dengan bulat sepakat menyerahkan lahan tidur mereka untuk dikelola bersama dalam mendukung program ketahanan pangan. Kesepakatan ini menjadi langkah besar menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendorong kemandirian pangan di wilayah tersebut. PLT Kasubditbinpolmas, KBP Deden Nurhidayatullah, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat lokal.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Komunitas KITA. Kolaborasi seperti ini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan program-program strategis di tingkat daerah maupun nasional,” ungkapnya.

Lahan seluas 25 hektar ini akan segera dimanfaatkan untuk penanaman berbagai komoditas pangan unggulan. Dengan dukungan semua pihak yang hadir, termasuk para petani lokal, kegiatan ini diharapkan menjadi percontohan bagi wilayah-wilayah lainnya di Indonesia.

“KITA terus bergerak untuk Indonesia. Kami ingin menjadi mitra strategis masyarakat dalam membangun bangsa, mulai dari tingkat desa hingga kota,” tutup Camelia, menegaskan visi besar Komunitas KITA dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pelaku Penganiayaan Berat terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong
Iklan Pandeglang
Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel
DPR Sepakat Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan Turki
CBA Akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewan Pengawas KPK, Soroti 20 Perusahaan Forwarder Belum Diungkap
Lindungi Diri dari Asap TPA Jatiwaringin, Dinkes Minta Warga Pakai Masker dan Segera ke Faskes Jika Bergejala
Mencari Duta Budaya, Tapi Penilaian Tak Jelas: Kekecewaan di Balik Abang None Cilik 2026
Bermunajat Memohon Hujan, Kecamatan Sukadiri Gelar Sholat Istisqa Terkait Kondisi TPA Jatiwaringin
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Pelaku Penganiayaan Berat terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Iklan Pandeglang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:43 WIB

DPR Sepakat Sahkan Kerja Sama Pertahanan RI–Malaysia dan Turki

Senin, 6 Juli 2026 - 18:39 WIB

CBA Akan Adukan Penanganan Kasus Bea Cukai ke Dewan Pengawas KPK, Soroti 20 Perusahaan Forwarder Belum Diungkap

Berita Terbaru