Dinilai Rugikan Buruh, KBBI Tolak Hasil Panitia Seleksi Dewas BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031

Avatar photo

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI), Senin (27/10/2025)

i

Keterangan foto : Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI), Senin (27/10/2025)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) dengan tegas menyatakan penolakan terhadap hasil keputusan Panitia Seleksi Calon Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031 yang diumumkan pada tanggal 23 Oktober 2025. Penolakan ini didasarkan pada pelanggaran berat terhadap prinsip-prinsip hukum konstitusional, undang-undang, dan peraturan pelaksana yang mengatur pembentukan organ pengawas BPJS Ketenagakerjaan.

ALASAN PENOLAKAN

Sekjen Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) Musrianto menyebut bahwa pembatasan persyaratan pencalonan persyaratan pencalonan yang ditetapkan oleh Panitia Seleksi dinilai diskriminatif dan tidak inklusif. Kata Musiranto karena membatasi keterlibatan serikat pekerja pada tingkat nasional dan hanya mengakomodasi segelintir organisasi pekerja yang telah disetujui oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Panitia Seleksi telah melanggar hierarki peraturan dan prinsip konstitusional, termasuk Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, dan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh,” kata Musrianto yang kerap disapa Musri, Senin (27/10/2025)

DAMPAK DAN URGENSI

Selain itu, kata Musri, pembatasan persyaratan pencalonan ini dinilai dapat mengancam kepentingan jutaan pekerja dan merusak kepercayaan publik terhadap Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

“Pembatalan Hasil Seleksi : Pembatalan segera hasil seleksi Panitia Seleksi Calon Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031,” ucap Musri.

Musri menyebut, Pembentukan Panitia Seleksi baru yang lebih independen dan berimbang. Kata Musri, ini tentu harus direvisi persyaratan pencalonan unsur pekerja agar hanya berdasarkan usulan konfederasi serikat pekerja/serikat buruh tanpa filter kementerian.

“Audit independen oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas proses seleksi. “Pelibatan DPR RI dalam pengawasan tahap uji kelayakan,” jelasnya.

“Kami berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mempertimbangkan tuntutan kami dan mengambil langkah-langkah konkret untuk memperbaiki proses seleksi Calon Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031. Kami siap mengambil langkah hukum lebih lanjut jika tuntutan kami tidak dipenuhi,” tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan
PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan
Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan
Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan
Merawat Bumi, Menjaga Jagat: Tradisi Kerapan Sapi Betina Tetap Hidup
Pelaku Penganiayaan Berat terhadap Anak di Bawah Umur Ditangkap Tim Gabungan Polresta Sorong
Iklan Pandeglang
Sinergi Penuh Kejari Jakut dan Polres Tanjung Priok: Pastikan Proses Hukum Cepat, dan Akuntabel
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan

Kamis, 24 September 2026 - 18:38 WIB

PB PII Apresiasi Penguatan Peran Imam Masjid dalam Diplomasi Keagamaan

Jumat, 18 September 2026 - 13:37 WIB

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kamis, 10 September 2026 - 19:01 WIB

Rakyat Susah, Fasilitas Pejabat Mewah: Golf dan Rumah Miliaran Komisioner OJK Dipersoalkan

Rabu, 2 September 2026 - 19:17 WIB

Merawat Bumi, Menjaga Jagat: Tradisi Kerapan Sapi Betina Tetap Hidup

Berita Terbaru