Moment HUT Kemerdekaan RI ke 81, Para Pendaki Harus Berjuang Memerdekakan Gunung Dari Sampah

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Momen HUT kemerdekaan Indonesia biasanya dimanfaatkan oleh para pendaki dan sebagian anak muda untuk naik ke berbagai puncak Gunung, terlebih lagi tahun ini terdapat libur yang panjang, alhasil sebagian besar Gunung dipenuhi oleh para pendaki dan wisatawan yang sekedar ingin menikmati pemandangan indah dari puncak pegunungan.

Saat hari kemerdekaan, Biasanya para pendaki berkumpul di lapangan puncak gunung dan melakukan upacara secara simbolis untuk menghormati para Pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia yang hingga kini masih dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia. Pelaksanaan tersebut merupakan hal yang sangat positif dan penting dilaksanakan setiap tahun, tujuannya agar setiap generasi muda selalu mengingat dan mengerti arti dari perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Namun demikian, memperingati hari kemerdekaan bukan hanya sebatas simbolis, tapi harus ada perjuangan nyata yang harus dilakukan oleh seluruh kaum muda terutama para pendaki gunung. Perjuangan tersebut bisa berupa membersihkan jalur pendakian. Kita tahu, bahwa banyak sekali Gunung yang dikotori sampah oleh oknum pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Sebagai pendaki sejati, harusnya bisa memberi contoh sekaligus mengkampanyekan bahwa kebersihan menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan bagi siapapun. Permasalahan sampah dipegunungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola, petugas kebersihan atau warga lokal, melainkan kewajiban semua termasuk para pengunjung.

Untuk melakukan kebersihan jalur pendakian, tidak perlu menunggu moment 17-an, atau menunggu ada komunitas dan institusi yang mengadakan pelaksanaan kegiatan bersih-bersih, namun setiap insan pendaki dan pengunjung, kapanpun jika naik ke Gunung maka wajib membawa sampahnya turun kembali. Bukan hanya sampah yang dihasilkan oleh diri sendiri, namun juga sampah siapapun yang terlihat. Memang tidak perlu semua sampah diangkut sebanyak mungkin, tapi sesuai dengan kemampuan kita. Setidaknya jika masing-masing membawa satu kantong plastik sampah ukuran kecil, lalu kesadaran ini dilakukan oleh semakin banyak orang, maka akan sangat mungkin Gunung dapat terjaga, terawat dan terbebas dari sampah, maka dari sinilah kemerdekaan Gunung bisa kita.wujudkan.

Sebagai pendaki gunung sejati, untuk kondisi yang terjadi saat ini, yang terbaik bukanlah mereka yang kuat dan cepat berlari di pegunungan, bukan mereka yang memiliki outfit mahal saat mendaki, bukan juga rombongan yang terbanyak, tapi yang terbaik adalah mereka yang sadar bagaimana merawat alam dari kerusakan tangan – tangan jahil manusia.

Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia yang ke 81.

(Oeh; Satriano Al Vetris)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jantung Bisnis Adalah Manusia: Mengapa Manajemen SDM Modern Membutuhkan Sentuhan Norma Agama
Ketika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh
Mengapa Menteri Ketenagakerjaan Membatasi Penetapan Ulang Upah Minimum?
Saat Sengkuni Menjadi Tangan Asing, Menjadi Mata di Atas Mata
Sandiwara di Panggung, Damai di Meja Makan
Krisis Keteladanan: Bahasa Pemimpin “Ndasmu”, “Emang Gue Pikirin”, dan Konsekuensinya di Ruang Kelas
BUMN Ramah Wanita, Prioritaskan Pelayanan Bukan Keuntungan, Sediakan Passenger Gate Agar Penumpang Tak Terjatuh
Retaker Kedokteran dan Tanggung Jawab Negara Menjaga Masa Depan Calon Dokter
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Moment HUT Kemerdekaan RI ke 81, Para Pendaki Harus Berjuang Memerdekakan Gunung Dari Sampah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Jantung Bisnis Adalah Manusia: Mengapa Manajemen SDM Modern Membutuhkan Sentuhan Norma Agama

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:03 WIB

Ketika Perlindungan Hukum Berubah Menjadi Alasan Menghilangkan Hak Buruh

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:28 WIB

Mengapa Menteri Ketenagakerjaan Membatasi Penetapan Ulang Upah Minimum?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:04 WIB

Saat Sengkuni Menjadi Tangan Asing, Menjadi Mata di Atas Mata

Berita Terbaru