Camellia Panduwinata Siap Klarifikasi di Bawaslu Terkait Tudingan Bagi-bagi Uang

Avatar photo

- Penulis

Senin, 8 Januari 2024 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Caleg DPR RI dari PKB, Hj Camellia Panduwinata Lubis, SE, M.I. Kom, mendapatkan undangan klarifikasi dari Bawaslu Kota Bogor terkait dugaan pelanggaran bagi-bagi uang, Senin (8/1/2024)

i

Keterangan foto : Caleg DPR RI dari PKB, Hj Camellia Panduwinata Lubis, SE, M.I. Kom, mendapatkan undangan klarifikasi dari Bawaslu Kota Bogor terkait dugaan pelanggaran bagi-bagi uang, Senin (8/1/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bogor — Caleg DPR RI dari PKB, Hj Camellia Panduwinata Lubis, SE, M.I. Kom, mendapatkan undangan klarifikasi dari Bawaslu Kota Bogor terkait dugaan pelanggaran bagi-bagi uang dalam suatu acara di wilayah Kota Bogor. Surat undangan yang ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna, SH, menjadi perhatian publik.

Camellia Panduwinata, dalam tanggapannya terhadap undangan klarifikasi tersebut, membenarkan bahwa ia menerima surat undangan dari Bawaslu. Ia juga menegaskan bahwa ia akan menghadiri klarifikasi tersebut besok, Rabu, 9 Januari 2024.

“Besok aku akan datang guna memenuhi surat undangan klarifikasi di Bawaslu Kota Bogor tersebut. Aku akan datang didampingi oleh tim guna memberikan klarifikasi terkait temuan yang dimaksud,” ungkap Camellia Panduwinata melalui telepon selulernya sehari dari jadual kehadirannya di Bawaslu Kota Bogor, Senin (8/1/2024).

Camellia Panduwinata juga menjelaskan bahwa ia tetap konsisten dengan pernyataannya sebelumnya, bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya merupakan bentuk penzoliman. Dia menegaskan bahwa ia tidak melakukan pelanggaran pemilu yang dapat memberikan keuntungan baginya. Ia meminta Bawaslu Kota Bogor untuk melihat dan mengklasifikasi tuduhan dengan jernih.

Menurut Camellia Panduwinata, pemberian uang dalam amplop pada acara tersebut hanya merupakan bagian dari keprihatinannya terhadap kaum dhuafa. Tidak lebih, dan itu sudah menjadi kebiasaan bagi dirinya membantu sesama yang membutuhkan.

Karenanya, politisi yang dikenal suka membantu itu menegaskan bahwa hal tersebut tidak dapat digeneralisir sebagai bentuk pelanggaran terkait dengan status pencalonannya pada Pemilu 2024.

“Intinya aku jelaskan semuanya, bahkan mulai dari awal semua aku akan jelaskan sehingga semuanya bisa mengetahui. Jujur, tudingan ini sangat merugikan aku di detik-detik pencoblosan akan berlangsung,” akunya.

Terkahir, Camellia Panduwinata berharap bahwa klarifikasi ini dapat membantu masyarakat untuk lebih memahami situasi yang terjadi dan mengembangkan rasa empati terhadapnya. Ia berkomitmen untuk memberikan penjelasan yang jelas dan transparan kepada pihak Bawaslu Kota Bogor serta kepada publik.

“Semoga dengan klarifikasi ini, kebenaran dapat terungkap dan ketidakpastian dapat teratasi,” tutup perempuan cantik tersebut.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua
Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Berita Terbaru