Jagat Maya Ramai Isu Keretakan Golkar dan Pergantian Ketua Umum, Bahlil Lahadalia Jadi Sorotan

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red).

i

Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Terasmediaco Jakarta – Isu keretakan internal Partai Golkar dan wacana pergantian Ketua Umum Bahlil Lahadalia terus bergulir di media sosial. Salah satu yang memicu perbincangan adalah unggahan akun Facebook Suara.com yang menulis: “Istana merestui Munaslub Golkar untuk dongkel Bahlil.” Unggahan ini menuai beragam komentar dari warganet, dikutip alun Facebook Suara.com 5 Agustus 2025.

Akun Herman Junaedi menilai langkah Munaslub sudah sewajarnya diambil. “Dari sejak Orde Lama sampai Era Reformasi, Golkar selalu konsisten pada pemerintah… namun banyak politisi Golkar yang melakukan kesalahan. Sudah sewajarnya jika Golkar mengadakan kongres luar biasa untuk mencari pemimpin baru. Partai ini masih memiliki daya magnet yang kuat di mata rakyat,” tulisnya.

Kritik keras juga datang dari akun Ebe Naizar Sinaga yang berkomentar, “Golkar sih lucu banget, kayak nggak ada orang lain aja, mosok mahluk gini dijadiin ketua.” Senada, Ajie Momo menegaskan, “Kalau mau maju, Golkar harus dipimpin tokoh yang berintegritas tinggi, tegas, dan visioner.”

Beberapa komentar bahkan menyerang langsung figur Bahlil. Akun Rustam Silaen menulis, “Bahlil nggak cocok jadi ketum Golkar, nggak ada wibawanya… dia bisa begitu karena bisa diatur dan dimanfaatkan.” Akun Rozaq Ahmad menyebut, “Sekelas Golkar punya ketum orang sableng.”

Isu politik pun menyeruak. Akun Neno Sweza menulis, “Semua yang terafiliasi dengan Mulyono buang, biar nggak bikin nggak nyaman pemerintahan rezim Prabowo.” Sedangkan M Sarbini menilai Golkar sebagai partai besar yang kini kehilangan pendirian.

Ada pula komentar yang memperluas kritik. Akun Sultoni Syarif menyatakan, “Jangan hanya jabatan ketua umum yang dilibas, jabatan komisaris juga cabut… untung Rempang nggak jadi digusur.” Hasyim Basri mendesak, “Lebih cepat lebih baik untuk Munaslub ganti si Bahlul yang minim SDM dan bikin gaduh.”

Meski banyak kritik, dukungan untuk Golkar tetap terdengar. Akun Akas Sidi menulis, “Pohon beringin masih dicintai rakyat untuk menegakkan kemakmuran, keadilan, dan demokrasi menuju aman dan makmur.”

Hingga kini, Bahlil Lahadalia maupun pihak DPP Golkar belum memberikan tanggapan resmi terkait isu Munaslub. Namun, derasnya percakapan di media sosial menunjukkan bahwa dinamika politik di tubuh partai berlambang pohon beringin itu tengah menjadi sorotan publik.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Golkar Sorong Selatan Siap Gelar Musda VI, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen

Berita Terbaru