Ketua Gerak 08 Banten Tegaskan Dukungan Berulang Kali untuk Pemberantasan Korupsi

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 00:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red).

i

Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Banten — Ketua Gerak 08 Banten, Mohamad Rohim, kembali menegaskan dukungan penuhnya terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia menyebut korupsi sebagai kejahatan luar biasa yang merusak berbagai aspek kehidupan bangsa.

“Korupsi merugikan negara secara finansial, memperlambat pertumbuhan ekonomi, mengurangi investasi, menciptakan ketidakadilan, melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara, dan memperburuk kesenjangan sosial.

Dampaknya bahkan merembet ke sektor pendidikan dan kesehatan, sehingga menurunkan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan publik,” tegas Rohim 9 Agustus 2025.

Ia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang secara tegas menyerukan penghapusan budaya mark-up proyek, penyelundupan, dan manipulasi anggaran. Seruan ini disampaikan Presiden pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) RPJMN 2025–2029 di Kantor Bappenas, Senin (30/12/2024).

Presiden Prabowo menekankan bahwa aparat pemerintah harus berperan aktif memastikan pengelolaan anggaran yang bersih dan transparan.

“Penggelembungan mark-up barang atau proyek itu adalah merampok uang rakyat. Kalau proyek nilainya 100 juta, ya 100 juta. Jangan dibilang 150 juta. Budaya ini harus dihilangkan,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden mendorong penerapan teknologi digital seperti e-katalog dan e-government untuk meminimalkan peluang korupsi, serta menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil terhadap pelaku korupsi.

Menanggapi hal itu, Mohamad Rohim menegaskan Gerak 08 Banten siap mengawal program pemberantasan korupsi tersebut.

“Kita kejar terus sampai liang semut sekalipun. Tuntaskan penindakan kasus korupsi yang belum selesai. Tangkap dan jangan biarkan mereka menggerogoti bangsa ini. Generasi bangsa menaruh harapan besar kepada para pejabat dan Presiden Prabowo Subianto. Jangan sampai kita mewariskan kehancuran kepada anak cucu kita,” tegasnya.

Ia berharap, perjuangan melawan korupsi bisa meninggalkan warisan positif bagi masa depan. “Semoga kita mewariskan sesuatu yang baik dan menjadi kebanggaan anak cucu kita, bukan sebaliknya,” pungkas Rohim.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua
Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Penyebab Dedi Mulyadi Harus Dukung Prabowo Jika Ingin Maju Periode Kedua

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Berita Terbaru