Bahlil Cium Tangan Wapres Gibran: Simbol Hormat atau Menjatuhkan Wibawa Golkar?

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto (Red).

i

Foto (Red).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar semakin kencang berembus. Berdasarkan informasi internal dari salah satu kader muda berinisial M, sejumlah faksi di internal partai disebut mulai bergerak cepat. Mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, mulai terdengar.

Kekecewaan kader muncul lantaran di era kepemimpinan Bahlil terdapat mantan narapidana korupsi yang masuk dalam struktur kepengurusan. Selain itu, beberapa kebijakan dinilai merugikan suara partai, seperti larangan pengecer menjual gas elpiji 3 kg yang berdampak pada pemilih di tingkat akar rumput, 12 Agustus 2025.

Bahlil juga menuai kritik ketika terekam mencium tangan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang juga putra Presiden ke-7 Joko Widodo. Tindakan itu dianggap sebagian kader menurunkan wibawa ketua umum partai besar.

Politikus senior Golkar, Ridwan Hisjam, menegaskan dukungannya terhadap Munaslub jika ada unsur yang memenuhi ketentuan AD/ART partai. “Kalau Munaslub monggo kapan saja, saya siap memberikan dukungan asal ada unsur yang dipenuhi dari empat poin tadi,” ujar Ridwan, Rabu (6/8/2025).

Empat unsur tersebut meliputi ketum melanggar AD/ART, melakukan tindak pidana, berhalangan tetap (meninggal dunia atau sakit permanen), atau mengundurkan diri. Ridwan menyatakan dirinya siap ditempatkan di posisi mana pun jika dibutuhkan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Golkar Sorong Selatan Siap Gelar Musda VI, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen

Berita Terbaru