PKN Targetkan Lolos Verifikasi KPU Tanpa Hambatan

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Partai Kebangkitan Nusantara, Sabtu (31/1/2026)

i

Keterangan foto : Partai Kebangkitan Nusantara, Sabtu (31/1/2026)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Menatap kontestasi politik lima tahunan yang akan datang, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) mulai mengambil langkah strategis. Partai berlambang burung garuda berbulu merah ini secara resmi mulai memanaskan mesin partai sebagai persiapan dini menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Nasional (Pimnas) PKN, Denny Charter, menegaskan bahwa saat ini fokus utama partai adalah melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh. Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan infrastruktur partai dari pusat hingga ke akar rumput.

“PKN saat ini tengah fokus penuh pada konsolidasi internal. Pimnas melakukan Roadshow ke daerah seluruh Nusantara untuk melakukan setting ulang frekuensi agar terjadi keselarasan gerak antara Pimnas (Pimpinan Nasional), Pimda (Pimpinan Daerah), hingga Pimpinan Cabang di tingkat Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia,” ujar Denny Charter dalam keterangannya, [Sabtu, 31 Januari 2026].

Denny menjelaskan bahwa penyamaan frekuensi ini krusial agar seluruh kader memiliki visi dan ritme kerja yang sama. Dalam jangka pendek, PKN memiliki target konkret, yakni melengkapi struktur kepengurusan hingga ke tingkat paling bawah, yaitu Pimpinan Desa atau Ranting.
Kelengkapan struktur ini, menurut Denny, merupakan modal utama bagi PKN untuk menghadapi tahapan krusial penyelenggaraan pemilu.

“Target jangka pendek kami jelas, yaitu melengkapi pengurus sampai tingkat desa dan memastikan PKN lolos dengan mudah dalam verifikasi administrasi maupun verifikasi faktual KPU nanti,” tegasnya.

Lebih jauh, Denny mengungkapkan ambisi besar PKN pada pesta demokrasi mendatang. Partai ini menargetkan untuk tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga meraih kursi di DPR RI (Senayan) dengan perolehan suara yang signifikan pada Pemilu 2029.

Untuk mencapai target tersebut, PKN menegaskan posisinya sebagai partai kader. Denny menekankan bahwa kekuatan utama PKN terletak pada kedekatannya dengan masyarakat. Oleh karena itu, pembenahan di tingkat akar rumput menjadi prioritas mutlak.

“PKN adalah partai kader. Kami akan fokus membenahi basis di akar rumput. Tujuannya agar kader-kader kami dapat benar-benar mendengar, merasakan, menyatu, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara nyata,” pungkas Denny.

Dengan strategi “panas mesin” lebih awal ini, PKN optimis dapat menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan di kancah nasional pada 2029 mendatang.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat
Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon
48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot
TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI
Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen
Yahya Zaini Pertanyakan Serapan Anggaran hingga Ribuan Temuan di Kementerian Kesehatan
FORMAPPI: UU P2SK Diduga Melemahkan Pemberantasan Korupsi
Golkar Sorong Selatan Siap Gelar Musda VI, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Jalin Sinergi dengan PCNU, PKB Lebak Dorong Pembangunan yang Berpihak pada Rakyat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Anton Suratto Perbaiki Jembatan Gantung dan Tanam Pohon

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:36 WIB

48 Menteri, 58 Wamen, Kinerja Kabinet Prabowo Disorot

Senin, 20 Juli 2026 - 20:04 WIB

TB Hasanuddin Soroti Hibah Kapal Induk Italia, Minta Pemerintah Libatkan DPR Sejak Awal dan Hitung Beban Anggaran TNI

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Apresiasi Kemnaker, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Ingatkan Serapan Magang Masih 30 Persen

Berita Terbaru