Kanwilkumham Jabar Pastikan Akan Tindak Jika Ditemukan Pelanggaran di Rutan Kebonwaru

Teras Media

- Penulis

Jumat, 28 April 2023 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat, R Andika Dwi Prasetya, Jumat (28/4/2023)

i

Keterangan foto : Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat, R Andika Dwi Prasetya, Jumat (28/4/2023)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Bandung – Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Barat, R Andika Dwi Prasetya memastikan pihaknya akan menindak kalau ada pelanggaran di Kebonwaru seperti dinarasikan dimedia sosial tentang fasilitas mewah. Menurut Andika, selama tiga bulan bertugas menjadi Kakanwilkumham Jawa Barat, dia kerap kali berkeliling melakukan pengecekan ke rutan ataupun lapas.

“Saya yakini belum pernah melihat ada lapas yang menerima fasilitas mewah, karena saya sudah cek satu-satu, apalagi Rutan (Kebonwaru) Bandung itu ada di sebelah kantor saya, bersebelahan tempatnya,” kata Kakanwil Kemenkumham Jabar R Andika Dwi Prasetya, Jumat (28/4/2023)

Lebih lanjut, kata mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Banten tersebut menjelaskan banyak warga binaan lapas atau rutan yang menginginkan kamar yang bersih. Menurut Andika, selama itu tidak melanggar aturan yang ditetapkan Kemenkumham RI dan tidak membahayakan warga binaan lain, diperbolehkan warga binaan menata selnya dengan rapi dan bersih.

“Ketika umpamanya hal-hal tersebut tidak bertentangan dengan aturan, tidak membawa dampak bahaya, tidak merugikan fungsi atau mengubah fungsi rutan tidak berlebihan. Saya pastikan tak ada gambar itu nggak ada deh, saya sudah berulang kali ke situ,” tutur Andika.

Andika menyebutkan, seandainya memang ditemukan ada pemberian fasilitas mewah di Rutan Kebonwaru. Kata Andika, apalagi dengan sengaja ada keterlibatan petugas ataupun pejabat. Pihaknya tidak segan-segan menindak tegas.

“Saya baru bertugas di Jawa Barat selama tiga bulan. Selama bertugas, saya sering melakukan pengecekan ke rutan ataupun lapas, apalagi Rutan Kebonwaru,” ucap Andika.

Sebelumnya, adanya tudingan yang dinarasikan bawha sel narapidana di Rutan Kebonwaru memiliki bwberapa fasilitas mewah seperti speaker musik, akuarium, dan handphone.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung
Dugaan “Main Mata” di Balik Proyek Pemkot Tangerang, Transparansi Dipertaruhkan
Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba
Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag
Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak
Tak Temukan Unsur Pidana Terkait LP Kasus PT ARA di Dittipeksus Bareskrim Polri
Desak Evaluasi Dapur MBG, Maruli Rajagukguk: Jangan Perlakukan Pekerja Seperti Tak Punya Hak
Persangkaan Palsu Terbukti, Penyidik Diduga Langgar Hukum demi Kepentingan Pihak Tertentu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIB

Rekor Gila! Baru 6 Hari Dilantik Prabowo, Ketua Ombudsman Langsung Digiring Kejagung

Kamis, 16 April 2026 - 15:31 WIB

Dugaan “Main Mata” di Balik Proyek Pemkot Tangerang, Transparansi Dipertaruhkan

Kamis, 16 April 2026 - 14:37 WIB

Skandal Intervensi Tambang Nikel, Kejagung Tahan HS di Salemba

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 April 2026 - 10:42 WIB

Terindikasi Mark Up dan Proyek Fiktif di Banten, P3B Minta KPK Bertindak

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir menggunakan baju hitam, Selasa (11/9/2023)

Hukum dan Kriminal

Soroti Tender Rp121 M, Mukhsin Nasir: KPK Periksa Menag

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:49 WIB