Ungkap Kasus Brigadir J, Kidung Tirto Dukung Kapolri Bentuk Tim Khusus

Teras Media

- Penulis

Kamis, 14 Juli 2022 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Budayawan Kidung Tirto Suryo Kusumo mengingatkan semua pihak agar mempercayakan pengungkapan kasus penembakan Brigadir J. Kasus tersebut terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo kepada tim khusus yang dibentuk Kapolri.

“Masyarakat dan para ahli diharapkan tidak memultitafsirkan fakta dan tempat kejadian perkara (TKP). Biarkan Polri dan tim khusus yang ditunjuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bekerja,” kata Kidung Tirto saat dihubungi di sela-sela kesibukannya sebagai motivator pengusaha muda di Tanah Air, Kamis (14/7/2022).

Tokoh spiritual asal Gunung Lawu ini juga berpesan agar Komnas HAM dan pihak-pihak lain yang ikut terlibat dalam penyelidikan untuk bekerja secara profesional dan objektif. “Jadikan asas praduga tak bersalah sebagai pedoman kebijakan dalam menyelidiki suatu perkara guna mengungkap kebenaran yang hakiki,” ujarnya.

Dia pun menyampaikan duka cita kepada keluarga Brigadir J serta memberikan spirit kepada Irjen Fredy Sambo dan keluarganya atas musibah tersebut. “Semua musibah telah digariskan oleh Tuhan, kita harus istiqomah karena tidak ada kejadian yang di luar kemampuan manusia,” ungkap Kidung Tirto yang sering diminta sarannya dalam mencari solusi persoalan hukum dan sosial budaya.

Menurut dia, kasus tersebut harus diungkap secara terang-benderang karena menyangkut nama baik institusi Polri dan kepercayaan masyarakat. Dia pun mewanti-wanti jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan kasus itu untuk kepentingan pribadi tetapi mengorbankan institusi Polri.

“Kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J oleh Bharada E di rumah petinggi Polri ini menjadi perhatian publik yang luar biasa. Karena itu, saya mendukung langkah Kapolri membentuk tim khusus yang melibatkan lembaga-lembaga independen sehingga bisa menjawab keraguan publik atas penanganan kasus ini,” ucapnya.

Diketahui, aksi polisi tembak polisi terjadi di rumah Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang terletak di Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kasus Korupsi KUR BRI Kreneng, Kejati Bali: Masih Ada Kemungkinan Tersangka Baru
CBA Minta Kejati Banten Selidiki Anggaran Seragam Dinas Kabupaten Tangerang Rp15,7 M
KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang
Langgar Aturan Larangan Tantiem, CBA Minta Kejagung Usut Manajemen BRI
Satgas PKH Gerebek Kontainer Mineral di Batam, Cegah Penyelundupan SDA Strategis
Diduga Judi Gelper di Ukui Dibekingi, Warga Desak Kapolda Riau Copot Kapolres Pelalawan dan Kapolsek
Anugerah Komisi Kejaksaan: Kejari Jakpus Terbaik di Kategori Tipe A
Diduga Ada Ketidakwajaran, CBA: Sertifikat dan Trofi di MPR Jadi Lahan Duit
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:42 WIB

Kasus Korupsi KUR BRI Kreneng, Kejati Bali: Masih Ada Kemungkinan Tersangka Baru

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:50 WIB

CBA Minta Kejati Banten Selidiki Anggaran Seragam Dinas Kabupaten Tangerang Rp15,7 M

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:43 WIB

KPK Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi APBD DPRD Kabupaten Tangerang

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Langgar Aturan Larangan Tantiem, CBA Minta Kejagung Usut Manajemen BRI

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:50 WIB

Satgas PKH Gerebek Kontainer Mineral di Batam, Cegah Penyelundupan SDA Strategis

Berita Terbaru