Ditreskrimsus Polda Aceh Tangkap Tersangka Penistaan Agama di Medsos

Avatar photo

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Aceh – Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Aceh menangkap seorang terduga penistaan agama dan ujaran kebencian di media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan terduga pelaku berinisial DS dan penyidik Polda Aceh sudah menetapkan DS sebagai tersangka.

“DS ditangkap berdasarkan laporan polisi tentang dugaan tindak pidana ujaran kebencian dan penistaan agama tertanggal 18 November 2025. Laporan tersebut disampaikan seorang mahasiswa asal Kabupaten Aceh Utara,” katanya.

Berdasarkan laporan polisi tersebut, kata dia Unit 3 Siber Ditreskrimsus Polda Aceh menyelidikinya. Dari hasil penyelidikan, DS diketahui berada di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Selanjutnya, personel Unit 3 Siber Ditreskrimsus Polda Aceh dipimpin Iptu Adam Maulana berangkat menuju Kalimantan Barat pada 17 Februari 2026. Kemudian, tim berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

Sehari kemudian, kata Joko Krisdiyanto, tim Ditreskrimsus Polda Aceh bersama personel Polres Bengkayang menangkap DS dan membawanya ke mapolres setempat guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

“Kemudian, penyidik menggelar perkara secara virtual. Berdasarkan hasil gelar perkara, penyidik menetapkan DS sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana ujaran kebencian dan penistaan agama,” kata Joko Krisdiyanto.

Tim Ditreskrimsus Polda Aceh akhirnya membawa DS ke Polda Aceh di Banda Aceh pada Kamis (19/2). Tim tiba pada Jumat (20/2) dan menahan DS di sel tahanan Polda Aceh.

“Polda Aceh menegaskan komitmen menindak tegas setiap bentuk ujaran kebencian dan penistaan agama karena mengganggu ketertiban serta kerukunan masyarakat, khusus melalui media sosial,” kata Joko Krisdiyanto

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KOSMAK Kembali ke Gedung Bundar, Dorong Usut Tuntas Mata Rantai Kasus Batu Bara hingga Mandiodo
Hanya Rp500 Ribu, Buruh Gabriel Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar
Dari 10 Kasus Curanmor Terungkap, Kapolres Lebak Imbau Korban Ambil Kembali Kendaraannya
Dugaan  Kredit  Fiktif  Salah Satu Bank BUMN di Semarang  Rugikan  Negara  Rp4,9  Miliar, Dua  Tersangka  Ditahan  Kejati  Jateng
CBA Soroti Gugatan Rp124,4 Miliar, OJK Didesak Periksa Petinggi Bank Mandiri
CBA Desak Kejagung Selidiki Dugaan Penyimpangan Keuangan PT HSB Berau
Kabar OTT  KPK:  Bupati dan  Ketua  DPRD  Bogor  Serta  Petinggi  Gerindra  Hilang  Dari  Kegiatan  Resmi
CBA Soroti OJK, Dinilai Lamban Tangani Sengketa BCA dan Keluhan Nasabah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:18 WIB

KOSMAK Kembali ke Gedung Bundar, Dorong Usut Tuntas Mata Rantai Kasus Batu Bara hingga Mandiodo

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Hanya Rp500 Ribu, Buruh Gabriel Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Dari 10 Kasus Curanmor Terungkap, Kapolres Lebak Imbau Korban Ambil Kembali Kendaraannya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Dugaan  Kredit  Fiktif  Salah Satu Bank BUMN di Semarang  Rugikan  Negara  Rp4,9  Miliar, Dua  Tersangka  Ditahan  Kejati  Jateng

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:59 WIB

CBA Soroti Gugatan Rp124,4 Miliar, OJK Didesak Periksa Petinggi Bank Mandiri

Berita Terbaru