Dugaan Korupsi APBD, Sekwan DPRD Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke KPK

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co JAKARTA – Koalisi masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Banten dan Gema Kosgoro Banten resmi melayangkan laporan pengaduan masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Laporan tersebut terkait adanya dugaan ketidakwajaran dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang untuk Tahun Anggaran (TA) 2022 hingga 2026.

Aktivis anti-korupsi mendesak lembaga antirasuah tersebut untuk melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk memeriksa Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Tangerang berinisial NA, serta sejumlah oknum anggota legislatif yang terkait dengan pengelolaan pos-pos anggaran tersebut.

 

Soroti Anggaran Jumbo: Dari Mamin, Baju Dinas, hingga Dana Pokir

Berdasarkan dokumen yang dihimpun koalisi, terdapat beberapa pos anggaran yang dinilai mencolok dan memerlukan uji forensik serta audit investigatif. Sektor-sektor tersebut meliputi pengadaan sewa hotel, penyediaan makanan dan minuman (mamin) rapat serta reses, anggaran perjalanan dinas, hingga pengadaan pakaian dinas beserta atribut DPRD.

 

Tidak hanya itu, koalisi juga memasukkan poin krusial mendesak KPK untuk menyelidiki tata kelola program Aspirasi atau Pikiran Pokok (Pokir) para anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang disinyalir rawan terjadi praktik transaksional atau commitment fee dengan pihak ketiga.

 

“Kami memandang pos-pos anggaran ini membutuhkan perhatian serius dari aparat penegak hukum. Alokasi untuk sewa hotel dan pengadaan pakaian dinas di DPRD Kabupaten Tangerang diduga merupakan salah satu yang terbesar di wilayah Provinsi Banten. Skala anggaran yang begitu besar ini harus dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik,” ujar Koordinator KITA Banten, Agus Suryaman, saat ditemui di Jakarta.

 

Mendesak Audit Investigatif BPK RI

Selain meminta langkah hukum dari KPK, koalisi ini juga mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk segera melakukan Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) secara menyeluruh. Audit investigatif ini dinilai penting untuk memeriksa validitas laporan pertanggungjawaban (LPJ), manifes hotel, hingga realisasi fisik dari pengadaan mamin reses, perjalanan dinas dan baju dinas dewan.

 

Konteks Hukum & Tren Kasus Serupa

Pola tata kelola anggaran di sektor legislatif kerap menjadi titik rawan tindak pidana korupsi di berbagai daerah. Berdasarkan catatan penegakan hukum, modus operandi yang sering ditemukan meliputi:

 

• Manipulasi Dokumen Perjalanan Dinas: Penggunaan bilyet hotel atau tiket transportasi yang tidak sesuai realisasi lapangan.

 

• Reses dan Mamin Administratif: Laporan kegiatan yang digelembungkan secara volume maupun jumlah kehadiran.

 

• Komparasi Sektor Pokir: Kasus serupa yang pernah diusut KPK/Kejaksaan di beberapa wilayah seperti di magetan menunjukkan adanya celah korupsi pada proses penempatan program titipan legislatif di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

Koalisi menegaskan bahwa langkah pelaporan ini merupakan bentuk peran serta masyarakat dalam mengawal uang rakyat agar tepat sasaran dan bersih dari segala bentuk potensi penyimpangan administratif maupun yuridis.

 

“Langkah kami melaporkan ke KPK adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai warga negara. Kami secara resmi menyerahkan sejumlah data dan informasi awal terkait pengelolaan APBD TA 2022-2026 di lingkungan DPRD Kabupaten Tangerang agar dapat ditelaah dan ditindaklanjuti oleh kedeputian penindakan KPK.

 

Ada indikasi ketidakwajaran yang sangat mencolok pada beberapa pos anggaran, terutama sewa hotel, perjalanan dinas, makan-minum kegiatan, pakaian dinas, hingga alokasi dana Pokir dewan. Informasi yang kami peroleh menunjukkan alokasi anggaran hotel dan pakaian dinas di sana termasuk yang sangat fantastis di Provinsi Banten. Kami menilai hal ini perlu diuji transparansinya. Apakah realisasi di lapangan benar-benar akuntabel, atau justru ada potensi kerugian negara?

 

Oleh karena itu, kami mendesak KPK untuk segera memulai proses penyelidikan. Panggil dan mintai keterangan pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk Sekwan selaku Kuasa Pengguna Anggaran, serta para anggota legislatif yang mengampu program Pokir tersebut. Kami juga meminta BPK RI turun tangan melakukan audit investigatif komprehensif. Biarkan proses hukum yang berjalan membuktikan semuanya demi tegaknya transparansi di Kabupaten Tangerang.” tutup Agus Suryaman

Penulis : Egi

Editor : Redaksi

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kasus Tanggul Kepulauan Seribu Rp138,6 M, CBA Desak Inspektorat dan Kejati DKI Segera Sidak Lapangan Terkait Potensi Kerugian Negara
Sungguh Miris : Disaat Pemerintah Kabupaten Genjot Peningkatan PAD Oknum Pengelola Pasar Diduga Lakukan Pungli Pada Pedagang
Fiktif dan Rugikan Negara, Dugaan Korupsi Sewa Pesawat di PT Angkasa Pura Kargo Naik ke Tahap Penyidikan ​
Kapolda Metro Diminta Setop Proses Hukum 2 Media di Kasus Pencemaran Nama Baik
Batas Minimal Calon KPU dan Bawaslu RI Digugat, Pemohon Desak Tambahkan Syarat Tambahan
Jaringan Narkoba Lintas Kalimantan-Jawa Terungkap, Empat Tersangka Diamankan di Kutai Timur
Bantah Isu Digelapkan, Kejaksaan Agung Hancurkan Barang Bukti Palsu Milik Jimmy Sutopo
Manfaatkan SEMA 3/2023, Pengembang Apartemen Regatta Lolos dari PKPU
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:27 WIB

Kasus Tanggul Kepulauan Seribu Rp138,6 M, CBA Desak Inspektorat dan Kejati DKI Segera Sidak Lapangan Terkait Potensi Kerugian Negara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:34 WIB

Dugaan Korupsi APBD, Sekwan DPRD Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke KPK

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:07 WIB

Sungguh Miris : Disaat Pemerintah Kabupaten Genjot Peningkatan PAD Oknum Pengelola Pasar Diduga Lakukan Pungli Pada Pedagang

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:15 WIB

Fiktif dan Rugikan Negara, Dugaan Korupsi Sewa Pesawat di PT Angkasa Pura Kargo Naik ke Tahap Penyidikan ​

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:09 WIB

Kapolda Metro Diminta Setop Proses Hukum 2 Media di Kasus Pencemaran Nama Baik

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

Dugaan Korupsi APBD, Sekwan DPRD Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke KPK

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:34 WIB