Silmy Karim Masuk Ruang Pemeriksaan KPK, Terkait Dugaan Izin WNA

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu malam, 3 Juni 2026. Kedatangannya ini menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada 2–3 Juni 2026 di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Berdasarkan pantauan, Silmy tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, sekitar pukul 22.32 WIB. Ia mengenakan kemeja batik dan didampingi sejumlah pengawal. Suasana sempat memanas saat rombongannya tiba, lantaran beberapa pengawal terlihat menghalangi dan sempat melakukan pemukulan terhadap wartawan yang akan mewawancarainya.

Saat dimintai keterangan, Silmy hanya memberikan jawaban singkat. “Ya gini saja, menyelesaikan agenda,” ujarnya sebelum langsung masuk ke ruang pemeriksaan di lantai dua gedung KPK.

Penyerahan diri ini terkait pengembangan kasus OTT yang sebelumnya dilakukan terhadap Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat dan belasan orang lainnya. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain 4 unit mobil, 9 sepeda motor, 7 sepeda, mata uang asing dolar Singapura dan dolar AS, serta emas logam mulia.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, perkara ini berpusat pada dugaan pungutan liar dan penyimpangan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing, seperti Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), yang diduga melibatkan perantara.

“Konstruksi perkara akan dijelaskan lebih rinci dalam konferensi pers setelah penyidikan awal rampung,” kata Budi.

Silmy Karim yang juga mantan Direktur Jenderal Imigrasi kini menjalani pemeriksaan. KPK menegaskan proses hukum berjalan sesuai ketentuan dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rotasi Pejabat Kejagung, Kidung Tirto Ingatkan Jaga Kepercayaan Jaksa Agung dan Presiden
Selamatkan Generasi Muda, Ombudsman Apresiasi Kapolres Bogor Bongkar Jaringan Obat Ilegal
Polda Banten Bekuk Satu Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Penculikan di Lebak, Pelaku Lain Diburu
Sidang Perdana Praperadilan Kasus Gas Portable Ditunda, LBH Peradi Profesional Soroti Dugaan Kriminalisasi Warga Kecil
Kasus Dugaan Pengeroyokan Aktivis Dilaporkan ke Polda Banten, Polisi Kedepankan Scientific Crime Investigation
Korban Dugaan Pemerkosaan di Depok Mengaku Malah Ditekan
Mengusut Dugaan Pengalihan Aset Pasca-Pailit PT Dua Kuda Indonesia, Kuasa Hukum Buruh Soroti Potensi Pelanggaran Hukum
Sorot Kredit Macet, Ini Profil dan Gaji Rp12 Miliar Direksi LPEI
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:06 WIB

Rotasi Pejabat Kejagung, Kidung Tirto Ingatkan Jaga Kepercayaan Jaksa Agung dan Presiden

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:15 WIB

Selamatkan Generasi Muda, Ombudsman Apresiasi Kapolres Bogor Bongkar Jaringan Obat Ilegal

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Polda Banten Bekuk Satu Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Penculikan di Lebak, Pelaku Lain Diburu

Senin, 20 Juli 2026 - 20:49 WIB

Sidang Perdana Praperadilan Kasus Gas Portable Ditunda, LBH Peradi Profesional Soroti Dugaan Kriminalisasi Warga Kecil

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Aktivis Dilaporkan ke Polda Banten, Polisi Kedepankan Scientific Crime Investigation

Berita Terbaru