Pelaku Begal Pelajar di Sorong Barat Ditangkap, HP Korban Masih Diburu Polisi

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Kota Sorong – Tim Elang Polsek Sorong Barat berhasil menangkap seorang terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (begal), FY (18) alias Nando, warga Jalan Umbata, Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa (9/6/2026).

“Penangkapan ini merupakan tindak lanjut atas Laporan Polisi Nomor: LP/B/152/VI/2026/SPKT/Polsek Sorong Barat/Polresta Sorong Kota/Polda Papua Barat Daya,” kata Kasi Humas Polresta Sorong Kota.

Didin menjelaskan, korban dalam kasus tersebut merupakan seorang pelajar berusia 18 tahun berinisial HZF yang tinggal di Jalan Titikora, Kota Sorong, Papua Barat Daya.

“Barang bukti yang berhasil diidentifikasi dalam perkara ini adalah satu unit telepon genggam yang saat ini masih dalam proses pencarian,” ujarnya.

Peristiwa pencurian dengan kekerasan itu terjadi saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Kampung Salak menuju Rufei Pemda. Saat tiba di depan tanjakan kuburan, korban tiba-tiba dihadang oleh terduga pelaku.

Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memukul wajah serta bagian belakang kepala korban, kemudian merampas telepon genggam milik korban sebelum melarikan diri.

Akibat kejadian tersebut, korban kemudian mendatangi Polsek Sorong Barat untuk membuat laporan polisi.

Lebih lanjut, Didin menerangkan bahwa penangkapan pelaku berawal dari informasi yang diterima Tim Opsnal Reskrim Polsek Sorong Barat pada Selasa, 9 Juni 2026. Tim kemudian memperoleh informasi bahwa pelaku telah kembali ke kediamannya.

Tim Opsnal yang dipimpin Kapolsek Sorong Barat, AKP Max Pigai, segera bergerak melakukan penangkapan. Namun saat hendak diamankan, pelaku sempat melarikan diri.

Beruntung, dengan bantuan orang tua pelaku, FY akhirnya diserahkan ke Polsek Sorong Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku dikenakan Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara,” kata Didin.

Menanggapi keberhasilan tersebut, Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Tim Elang Polsek Sorong Barat.

“Kami mengapresiasi kinerja Tim Elang Polsek Sorong Barat yang bergerak cepat dalam mengungkap kasus ini,” ujar Kapolresta.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat Kota Sorong agar selalu waspada dan tidak ragu segera melapor apabila menjadi korban maupun menyaksikan tindak kejahatan.

“Manfaatkan layanan kedaruratan Polri di nomor 110 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polresta Sorong Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta menindak tegas setiap pelaku kejahatan demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Sorong.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Proyek Jalan Sisi Cisadane Timur Disorot, Warga Batusari Duga Ada Pelanggaran RKL-RPL
KOSMAK Desak Kejagung Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Sawit Rp176,1 Triliun
Gunakan Surat Perintah Perkara Prostitusi untuk Tangkap Gabriel, LBH Peradi Lapor ke Propam
GSBK Soroti Sitaan Rp42,5 Miliar Kasus KPR Fiktif BTN Karawang: Kerugian Rp237 Miliar, Sisanya Dipertanyakan
Komite Pemantau MBG: Laporan ke Banyak Instansi Hanya Dibalas Surat, Negara Tak Hadir
Tim Hukum: Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029 Tidak Memenuhi Unsur Makar
Ditresnarkoba Polda PBD Gagalkan Peredaran Sabu Lintas Provinsi
Kapolri Perintahkan Irwasum Polri Usut Pengaduan IPW Tentang Praktik Mafia Hukum Dittipideksus Bareskrim Polri Terkait Penanganan PT ARA
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Sisi Cisadane Timur Disorot, Warga Batusari Duga Ada Pelanggaran RKL-RPL

Jumat, 11 September 2026 - 16:21 WIB

KOSMAK Desak Kejagung Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Sawit Rp176,1 Triliun

Jumat, 11 September 2026 - 09:56 WIB

Gunakan Surat Perintah Perkara Prostitusi untuk Tangkap Gabriel, LBH Peradi Lapor ke Propam

Kamis, 10 September 2026 - 20:20 WIB

GSBK Soroti Sitaan Rp42,5 Miliar Kasus KPR Fiktif BTN Karawang: Kerugian Rp237 Miliar, Sisanya Dipertanyakan

Kamis, 10 September 2026 - 15:54 WIB

Komite Pemantau MBG: Laporan ke Banyak Instansi Hanya Dibalas Surat, Negara Tak Hadir

Berita Terbaru