Kalapas Narkotika Gunung Sindur Berikan Pesan Khusus ke Jajaran Bank BJB

Teras Media

- Penulis

Minggu, 10 Desember 2023 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co TANGERANG – Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA), 9 Desember 2023, Kalapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Dedy Cahyadi mendapatkan kehormatan untuk menyampaikan materi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Ditinjau dari Perspektif Pemasyarakatan kepada jajaran karyawan Bank BJB Cabang Daan Mogot. Kegiatan tersebut dilakukan di Hotel Mercure BSD, Sabtu (09/12).

Acara dibuka langsung oleh Pimpinan Cabang PT. Pembangunan Bank Daerah Jawa Barat dan Banten Cabang Daan Mogot, Billy Rahadian, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada hari ini telah dilaksanakan pelatihan soft skill bagi jajaran karyawan Bank BJB yang dibawakan langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Dedy Cahyadi.

“Bank bjb berkomitmen untuk menerapkan prinsip jujur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga sangat penting bagi jajaran karyawan Bank bjb untuk mendapatkan pemahaman pencegahan korupsi dari perspektif pemasyarakatan yang disuguhkan langsung oleh Kalapas Narkotika Gunung Sindur, dengan peserta 50 Pegawai KC Daan Mogot,” ujar Billy.

Sedangkan Kalapas Narkotika Kelas IIA Gunung Sindur, Dedy Cahyadi, mengawali paparan materinya dengan mengajak jajaran karyawan Bank bjb Daan Mogot untuk menyaksikan langsung penayangan video dimana Tindak Pidana Korupsi bisa menjerat siapapun.

“Sehingga kita semua perlu mengambil pelajaran dan mendapatkan pemahaman yang holistik terkait bahaya dan kerugian dari tindak pidana korupsi baik moril maupun materil,” ungkapnya.

Dedy juga, menjelaskan faktor penyebab seseorang melakukan tindak pidana korupsi baik dari berbagai teori maupun pengakuan dari para warga binaan tindak pidana korupsi yang berada didalam Lapas.

“Seseorang melakukan korupsi dipengaruhi oleh lingkungan dan budaya kerja, kebutuhan / gaya hidup, tidak adanya keterbukaan dan kehidupan.

“keluarga yang sehat”, dan moralitas serta rendahnya integritas,” jelasnya.

Akhirkata Dedy menegaskan,  pentingnya dukungan keluarga, rasa syukur dan pola hidup sederhana guna terbebas dari korupsi.

“Tidak mengapa hidup masih kurang asal diluar Penjara, daripada hidup berlebih di dalam penjara,” pungkasnya. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati
Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR
Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang
Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap
Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa
6 Dekade Mengabdi, Anton Suratto: Pikiran Rakyat Selalu Jadi Tempat Berbagi
Tindakan Keji Pembukaman Suara Kritis, Abdi Rakyat Minta Penanganan Kasus Andrie Yunus Hingga Tuntas
Jimmy Lie Dijemput Polisi Tangerang Usai Diamankan di Medan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:55 WIB

Data adalah Kompas Pembangunan, Adde Rosi: Akurasi adalah Harga Mati

Selasa, 7 April 2026 - 23:07 WIB

Respon Cepat Kajati: Herlangga Wisnu Gantikan Kajari Karo yang Disorot DPR

Senin, 6 April 2026 - 21:46 WIB

Dukung SBY, Anton: Pasukan Perdamaian Tak Boleh di Medan Perang

Sabtu, 4 April 2026 - 16:59 WIB

Mangihut Sinaga Dorong Kasus Pelecehan Seksual Diungkap

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:21 WIB

Pinjol: Kartel Bunga dan Teror Penagihan Merusak Bangsa

Berita Terbaru

Keterangan foto : Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman periode 2026-2031, Prof. Dr. Erwan Agus Purwanto, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Skandal Mengerikan! Hery Susanto Ditangkap, Pansel Akui Tak Tahu Dosa Lama

Kamis, 16 Apr 2026 - 22:16 WIB

Keterangan foto : Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia, Denny Charter, Kamis (16/4/2026)

Hukum dan Kriminal

Alasan Logis Pembubaran KPK, Denny Charter: Kejagung Terbukti Lebih Mumpuni

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:00 WIB