Menhan Prabowo Ajukan Proposal Perdamaian Rusia – Ukraina, Simak Selengkapnya

Avatar photo

- Penulis

Senin, 5 Juni 2023 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto, (Senin, 5/6/2023)

i

Keterangan foto : Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto, (Senin, 5/6/2023)

Ikuti kami di Google News

TerasMedia.co, Singapura | Rencana perdamaian untuk mengakhiri Perang Rusia-Ukraina yang diusulkan oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto pada Sabtu 3 Juni 2023 telah ditolak oleh Ukraina.

Prabowo meminta pejabat pertahanan dan militer dari seluruh dunia, yang berkumpul di pertemuan pertahanan Shangri-La Dialogue di Singapura, untuk mengeluarkan deklarasi yang menyerukan penghentian permusuhan serta berbagai poin lainnya termasuk referendum dan zona demiliterisasi.

Baca Juga : RIB Provinsi Jambi Dukung Prabowo Sebagai Capres dan Muhadjir Effendy sebagai Cawapres

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov, pada hari yang sama menolak rencana yang diajukan oleh Prabowo, menyebutnya sebagai proposal yang “aneh”.

“Kedengarannya seperti rencana Rusia, bukan rencana Indonesia,” kata Reznikov seperti dikutip dari France24 (3/6/2023).

“Kami tidak membutuhkan mediator ini datang kepada kami dengan rencana aneh ini,” tambahnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko, merespons usulan Prabowo dengan mengatakan, “Rusia telah melakukan tindakan agresi (hingga) menduduki wilayah Ukraina.

Ini Juga : Danrem 064/MY Brigjen Tatang Subarna Pimpin Penyerahan Kendaraan R2 Kepada Babinsa Se Kabupaten Lebak

Proposal gencatan senjata apa pun (justru hanya) akan memungkinkan Rusia untuk berkumpul kembali dan mengumpulkan kekuatan,” kata Nikolenko seperti dikutip dari Reuters. (Deni/red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Komjen Suyudi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkoba
Modernisasi Pengawasan Hutan, NasDem Dorong Teknologi Satelit dan Satu Peta
Gelar Perkara Khusus Tanah Wakaf H. Sanusi Menggantung, Kuasa Hukum Temui Birowassidik
BaraNusa: Mundurnya Nanik S. Deyang Jangan Hentikan Pertanggungjawaban
Jangan Biarkan Hukum Dikalahkan Kekuasaan! HAMI: Kasus Febrie Adriansyah Ujian Berat Integritas Kejagung
Dorongan agar Misbakhun Pimpin PFII Menguat, Prabowo Dinilai Perlu Pertimbangkan Aspirasi Publik
PGN Perkuat Budaya Keselamatan Pelanggan melalui Edukasi Safety Berlangganan Gas Bumi di Rusunawa Marunda
Penyidikan Polisi Sedang Berjalan, Korban Pailit Bintoro Iduansjah Ajukan Penundaan Eksekusi Rumahnya
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:28 WIB

Komjen Suyudi Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perangi Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:10 WIB

Modernisasi Pengawasan Hutan, NasDem Dorong Teknologi Satelit dan Satu Peta

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:50 WIB

BaraNusa: Mundurnya Nanik S. Deyang Jangan Hentikan Pertanggungjawaban

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:07 WIB

Jangan Biarkan Hukum Dikalahkan Kekuasaan! HAMI: Kasus Febrie Adriansyah Ujian Berat Integritas Kejagung

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:41 WIB

Dorongan agar Misbakhun Pimpin PFII Menguat, Prabowo Dinilai Perlu Pertimbangkan Aspirasi Publik

Berita Terbaru