BaraNusa Depok Sampaikan 14 Tuntutan dalam Aksi di Balai Kota

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pimpinan Daerah Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Kota Depok bersama sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Balai Kota Depok, Jumat (19/6/2026).

i

Dewan Pimpinan Daerah Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Kota Depok bersama sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Balai Kota Depok, Jumat (19/6/2026).

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Kota Depok bersama sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Balai Kota Depok, Jumat (19/6/2026). Dalam kesempatan itu, massa menyampaikan 14 poin tuntutan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari kebijakan daerah hingga urusan kesejahteraan nasional.

Pertama, mereka demanding pembubaran pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kota Depok. Selain itu, warga menolak kenaikan harga kebutuhan pokok dan meminta pemerintah segera menurunkannya agar terjangkau daya beli masyarakat.

Massa juga menyampaikan keinginan agar kepemimpinan Supian Suri dan Chandra cukup menjabat satu periode saja. Mereka mengecam kebijakan pemerintahan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat kecil, serta mendesak terwujudnya pendidikan gratis dan layak mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi.

Di bidang kesehatan, tuntutan yang disampaikan adalah tersedianya layanan pengobatan gratis tanpa diskriminasi berdasarkan kategori ekonomi masyarakat. Warga juga meminta pemerintah mengelola kawasan setu di Kota Depok menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sarana pemberdayaan warga setempat.

Selain itu, massa menegaskan agar anggota DPRD, camat, dan lurah fokus menjalankan tugas melayani rakyat, tidak terlibat dalam urusan operasional Program MBG. Mereka juga meminta penghentian praktik pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal yang semakin merugikan para pekerja.

Bagi pengemudi ojek online, warga mendesak penetapan batas maksimal potongan komisi sebesar 8 persen saja. Mereka juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja DPRD Kota Depok yang dinilai belum maksimal memperjuangkan kepentingan rakyat.

Tuntutan terakhir adalah agar pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan janji, tetapi menunjukkan bukti kerja nyata, serta menolak segala kebijakan yang dinilai memberatkan kehidupan masyarakat.

Ketua DPD BaraNusa Kota Depok, Entin Rosmini, menegaskan bahwa seluruh aspirasi ini disampaikan sesuai hak konstitusional warga negara. “Kami hadir menyuarakan suara yang selama ini terasa tidak didengar. Pemerintah wajib mendengarkan dan menindaklanjuti setiap tuntutan ini demi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Aksi berlangsung dengan tertib dan damai, serta diakhiri dengan harapan agar pemerintah daerah dan pusat segera merespons setiap aspirasi yang disampaikan.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya
Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat
DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak
Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan
KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri
Cegah Rekening Ganda, Marwan Jafar Minta Program 200 Juta Rekening Gratis Prioritaskan Warga Unbanked
Hadapi Kemarau, Arif Rahman Bantu Warga Baduy dengan Sembako dan 14 RTLH
Sekjen Projo Tegaskan: Tak Pernah Deklarasi Poros Solo dan Koalisi Pilpres 2029
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19 WIB

Tiang Telepon di Batur Jaya Dipertanyakan, Rohim Desak APH Investigasi Program dan Perizinannya

Sabtu, 12 September 2026 - 08:37 WIB

Didampingi Camel Petir, Anggota DPR RI Tommy Kurniawan Ikut Berbagi Bersama Tim PJBW di Raden Saleh Jakarta Pusat

Jumat, 11 September 2026 - 21:35 WIB

DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

Jumat, 11 September 2026 - 21:24 WIB

Jerry Massie: Hukum Tak Boleh Tunduk pada Siapapun, Jokowi Wajib Hadir di Persidangan

Jumat, 11 September 2026 - 13:46 WIB

KOSMAK Lapor Dugaan Korupsi Porang Sidrap Rp26 Miliar ke Kortas Tipidkor Polri

Berita Terbaru

GMPK DKI memilih turun langsung membagikan 10.000 masker dan 700 nasi kotak kepada masyarakat, Jumat (11/9/2026).

Nasional

DPD GMPK DKI Bagikan 10.000 Masker dan 700 Nasi Kotak

Jumat, 11 Sep 2026 - 21:35 WIB