Serukan Pilkada Damai 2024, Egi Hendrawan Dukung Colling System Polri

Teras Media

- Penulis

Minggu, 8 September 2024 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto : Gema Kosgoro dan CEO Presisi news, Egi Hendrawan, Minggu (24/2/2024)

i

Keterangan foto : Gema Kosgoro dan CEO Presisi news, Egi Hendrawan, Minggu (24/2/2024)

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Lebak – Menjelang pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 Potensi kerawanan dalam Pilkada ini perlu menjadi perhatian semua pihak. Terkhusus Menghindari Politik Identitas, SARA, Hoax dan Ancaman Adu Domba Sesama masyarakat

Terkait hal tersebut, Egi Hendrawan CEO Presisinews Dan Plt Ketum DPN Gema Kosgoro mengatakan semua pihak Harus menghormati aturan yang ada. Salah satunya yang perlu jadi sorotan yakni terkait dukungan terhadap pasangan calon.

Dirinya pun berharap Pilkada serentak 2024 Ini Bisa berjalan dengan damai, Sukses dengan Politik Riang Gembira

“Bawaslu RI Telah Menjelaskan menjelaskan, provinsi paling rawan pada gelaran Pilkada 2024 ialah Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemudian, di posisi selanjutnya disusul Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Timur (Jatim), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Sulawesi Tengah (Sulteng) Dan Provinsi lain dengan Status Kerawanan sedang dan Ringan, Maka Itu Kita Harus Membantu Polri dan KPU dlm sosialisasi Pilkada Damai Ini kepada Masyarakat”Ucap Egi Hendrawan

“Makanya kita perlu mencermati data dari Bawaslu itu. Pemilu Pilpres yang lalu tergolong aman. Nah ini yang kita harus pertahankan saat Pilkada serentak Tahun 2024 Ini”Lanjut Egi hendrawan

“Intinya kita perlu bersama menjaga daerah ini. Kondisi yang kondusif akan menunjukkan kedewasaan berdemokrasi dan berpolitik. Baik dari pihak partai maupun simpatisannya. Kita tentu berharap Pilkada 2024 tetap kondusif, aman dan damai kita Dukung Program Colling System Dari Polri,” Tutupnya.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Krisis Berulang, Buruh Terus Menanggung Beban
Menata Ulang Mediasi Perselisihan Hubungan Industrial
Buruh Tidak Memakai Dolar, Tetapi Menanggung Seluruh Dampaknya
Jadi Pemilik Sekaligus Regulator, Achmad Ismail Soroti Dilema Negara di GoTo
Kritik atas Postingan Kemnaker tentang Geser Hari Libur dan Upah Lembur
Di Balik Klaim PHK Rendah Kemnaker: Ilusi Data di Tengah Krisis Ketenagakerjaan
Penguatan Mediasi Perselisihan Hubungan Industrial
Putusan Inkrah Diabaikan, Negara Di Mana?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:35 WIB

Krisis Berulang, Buruh Terus Menanggung Beban

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:32 WIB

Menata Ulang Mediasi Perselisihan Hubungan Industrial

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:40 WIB

Buruh Tidak Memakai Dolar, Tetapi Menanggung Seluruh Dampaknya

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:37 WIB

Jadi Pemilik Sekaligus Regulator, Achmad Ismail Soroti Dilema Negara di GoTo

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:40 WIB

Kritik atas Postingan Kemnaker tentang Geser Hari Libur dan Upah Lembur

Berita Terbaru

Anggota DPR RI sekaligus Pengasuh Ponpes Al-Mizan, DR KH Maman Imanulhaq

Nasional

IPPAQI Gelar Panggung Al-Qur’an Nasional di Majalengka

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:47 WIB

Pasar Tohaga Parung

Nasional

Kios Hangus Terbakar, Pengelolaan Pasar Parung Dinilai Gagal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:16 WIB