Kapolda Jatim Kunjungi Rumah Duka Korban Tragedi Kanjuruhan

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 26 Oktober 2022 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikuti kami di Google News

Terasmedia.co Malang – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto kembali mengunjungi rumah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan untuk silaturahmi sekaligus takziah.

Dengan didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni mengunjungi rumah almarhum Farzah Dwi Kurniawan Jhovando (20) di Jalan Sudimoro Utara, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (26/10/22).

Alm.Farzah yang juga berstatus sebagai mahasiswa aktif di Fakultas Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut, turut menjadi korban tragedi Kanjuruhan yang meninggal usai mendapatkan perawatan selama 21 hari di ruang HCU RS Saiful Anwar Kota Malang, Minggu (23/10) yang lalu.

Baca juga : Antisipasi Aliran Sesat, Kejari Kota Malang Lakukan Rapat Koordinasi

Selain menyampaikan permohonan maaf dan rasa prihatin serta turut berduka kepada keluarga Alm. Farzah, Kapolda Jatim juga akan memfasilitasi kakak almarhum yang memliliki izasah kebidanan untuk mendapatkan pekerjaan sesuai profesinya.

“Kakak nya almarhum ini adalah profesi bidan, dengan kemampuannya sendiri tadi kebetulan diskusi kami itu apakah memang sudah punya pekerjaan atau belum. Kami akan mencoba untuk memfasilitasi agar bekerja di satu tempat sehingga, nanti akan membantu meringankan hidup keluarga almarhum,”ujar Irjen Pol Toni.

Disinggung terkait proses tindak lanjut tragedy Kanjuruhan Kapolda Jatim juga menegaskan proses masih terus bergulir dalam proses penyidikan.

“Para tersangka sudah kami tahan dan untuk berkas tahap pertama sudah kami serahkan ke Kejaksaan Tinggi. Untuk tersangka baru masih pendalaman kembali dan masih berjalan,”kata Irjen Pol Toni.

Terkait dengan otopsi, mantan Kapolda Sumsel ini menjelaskan, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF ) sendiri sudah mendapatkan informasi dari rumah sakit terhadap dua orang yang pada saat itu akan dilakukan otopsi tetapi kemudian diputuskan menolak kembali.

“Kalau memang ada ketersediaan artinya ini juga akan memperjelas kembali artinya Autopsi ini memperjelas kembali kematian. Kami bersedia untuk mengakomodir itu,”pungkas Irjen Pol Toni.

Sementara itu, dari pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Polda Jatim yang telah melakukan kunjunganya.

Keluarga mengaku sudah bisa menerima dan menyerahkan seluruh proses penyidikan ke pihak yang berwajib. (Deni)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi
Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah
Surat dari Ternate: Lily Masita Tomasoa Memohon Keadilan kepada Jaksa Agung
Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif
Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard
Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani
Bukan Hanya Cibinong, Mangihut Sinaga Khawatir Praktik Serupa Menjalar ke Seluruh Lapas
Kabel Menjuntai Sebabkan Kecelakaan di Kampung Grojog, Ini Tanggapan TelkomGroup
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 22:04 WIB

Tanam Mangrove Tak Lagi Sekadar Aksi Hijau, Bali Dorong Blue Carbon Jadi Aset Ekonomi

Selasa, 29 September 2026 - 19:57 WIB

Komisi XI Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

Senin, 28 September 2026 - 03:50 WIB

Ketua PW Fatayat NU Ajak Kader Fatayat Aktif Kampanyekan Pariwisata Anyer dan Majukan Ekonomi Kreatif

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Menjaga Samudra Tanpa Sekat: Redesign Kewenangan Bakamla dan Urgensi Single Agency Coast Guard

Sabtu, 26 September 2026 - 13:45 WIB

Mayjen TNI Pujo Widodo Apresiasi Keberpihakan Pemerintah kepada Petani

Berita Terbaru

Gerakan Aksi Anti Korupsi Nasional (GAANAS) melontarkan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA),

Hukum dan Kriminal

GAANAS Soroti Pokir DPRA Rp1 Triliun, KPK Didesak Telusuri Rantai Anggaran

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:33 WIB